INTERNALISASI NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA TRADISI MERON

Maisyanah Maisyanah, Lilis Inayati

Abstract


Abstrack

 

INTERNALIZATION OF VALUES ISLAMIC EDUCATION MERON TRADITION The purpose of this study was to determine the process of internalizing the values of Islamic Education in the tradition of Meron. The type of research in this paper is field research, using a qualitative research approach, the methods used are observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that the process of internalizing the values of Islamic religious education through Meron Tradition can be done through a phased approach process based on the psychological development of society. The stages of planting the values of Islamic religious education can be through habituation, direct experience, exemplary, and stories. While the educational values contained in the Meron tradition celebration in the perspective of Islamic education are 1) Obeying the leader, 2) maintaining shared welfare, and 3) Having a tolerance attitude.

            Keynote: Internalization of Values, Islamic education, meron tradition

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses internalisasi  nilai-nilai Pendidikan Agama Islam pada tradisi Meron. Jenis penelitian dalam tulisan ini adalah penelitian lapangan, dengan menggunakan  pendekatan penelitian kualitatif, metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan  dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam melalui Tradisi Meron bisa dilakukan melalui proses pendekatan bertahap berdasarkan perkembangan psikologis masyarakat. Tahapan penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam dapat melalui pembiasaan, pengalaman langsung, keteladanan, dan kisah. Sedangkan nilai-nilai edukatif yang terkandung dalam perayaan tradisi Meron dalam prespektif pendidikan Agama Islam yakni 1) Menaati pemimpin, 2) memelihara kesejahteraan bersama, dan 3) Memiliki sikap toleransi.

Kata Kunci: internalisasi nilai, pendidikan agama islam, tradisi meron


Keywords


Internalization of Values, Islamic education, meron tradition

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Achmadi, A. (2005). Ideologi Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustakan Pelajar.

Adisusilo, S. (2013). Pembelajaran Nilai Karakter. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Alim, M. (2006). Pendidikan Agama Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Al-Jabir, M. A. (2000). Post Tradisionalisme Islam. Yogyakarta: Lkis.

Al-Qur’an Dan Terjemahnya Secial For Woman. (2009). Bandung: Sygma Examedia Arkanieema.

Arsyadana, A. (2017). Antara Paradigma Dan Realita: Sebuah Rekonstruksi Pendidikan Islam Di Era Kekinian. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kediri.

Baidhawy, Z. (2005). Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural. Jakarta: Erlangga.

Hasbullah, H. (2012). Dasar-Dasar Pendidikan Edisi Revisi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Jalaludin, J. (2016). Psikologi Agama. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2007). Jakarta: Balai Pustaka.

Kurnianto, R. (2015). Pembelajaran Agama Islam Berbasis Budaya Lokal (Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Melalui Seni Reyog Ponorogo). FKIP Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Langgulang, H. (2003). Asas-Asas Pendidikan Islam. Jakarta: Pustaka Al-Husna Baru.

Makhbuloh, D. (2011). Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Maunah, B. (2009). Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: Teras.

Muhaimin, Dkk, M., Dkk. (2005). Kawasan Dan Wawasan Studi Islam. Jakarta: Prenada Permata.

Nata, A. (2014). Sosiologi Pendidikan Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Nizar, S. (2002). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Pers.

Syakur, A. A. (2002). Islam dan kebudayaan sasak (studi tentang akulturasi nilai-nilai islam kedalam budaya sasak) (Disertasi). IAIN Sunan Kalijaga.

Tafsir, A. (2012). Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Umar, B. (2010). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Amzah.

Wajdi, M. B. N. (2017). Nyadranan, Bentuk Akulturasi Islam Dengan Budaya Jawa (Fenomena Sosial Keagamaan Nyadranan Di Daerah Baron Kabupaten Nganjuk). Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ula.

Zubaedi, Z. (2005). Pendidikan Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zuhdi, A. (2017). Pembacaan Selayang Pandang Sejarah Tradisi Meron Di Masjid Baitul Yaqin Sukolilo Dengan Menggunakan Bahasa Jawa.

Zuhdi, A. (2017). Selayang Pandang Tentang Sejarah Tradisi Meron Dengan Menggunakan Bahasa Jawa. Sukolilo.

Zuhdi, A., & Swidarto, S. (2005). Tradisi Meron Di Desa Sukolilo Pati (Sejarah Dan Makna Filosofisnya) (hlm. 32). Kudus: Sultan Com.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/edukasia.v13i2.4627

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed By:

http://journal.stainkudus.ac.id/indexing/19.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/4.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/17.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/5.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/16.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/20.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/22.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/9.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/13.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/8.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/12.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/21.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/indexing/3.jpg

 

 

Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam by Prodi Pendidikan Agama Islam Jurusan Tarbiyah STAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.