UPAYA PENGEMBANGAN EKOWISATA GUA PANCUR DALAM MENUMBUHKAN EKONOMI MASYARAKAT DESA JIMBARAN KAYEN PATI

Suparwi Suparwi

Abstract


Keberadaan gua pancur yang berada di Desa Jimbaran Kayen Pati memiliki nilai keindahan alam, budaya dan sejarah. Panorama Guapancur begitu alami serta  langka menjadikan gua pancur sangat menarik untuk di jadikan tempat tujuan refresing, jalan-jalan, dan hiburan. Sejak tahun 1995 wisata gua pancur telah di buka untuk umum, namun keberadaannya masih sebatas apa adanya. Baru sejak tahun 2014 mulai dilakukan pengembangan gua pancur untuk dijadikan objek wisata. Sejak pengembangan dilakukan wisatawan mulai berdatangan untuk mengunjungi objek wisata gua pancur yang sekarang sebagai andalan wisata kota Pati. Upaya pengembangan ekowisata merupakan salah satu bagian dari menjaga keaslian dan kelestarian gua pancur, hutan dan sumberdaya alam hayati yang berada di wilayah wisata. Dalam pengembangannya agar gua pancur selalu memelihara, melindungi, serta berkontribusi untuk selalu memperbaiki sumberdaya alam yang ada di sekitar serta pada pengembangannya melibatkan masyarakat untuk keputusan-keputusan strategis dan berdampak ekonomis. Pengembangan ekowisata gua pancur akan berpengaruh terhadap kondisi ekonomi warga sekitar jimbaran. Keberadaan wisatawan dimanfaatkan untuk berjualan makanan, minuman, membuka lahan parkir, jasa sewa mainan dan lain sebaginya.

 

Kata kunci: Ekowisata, Gua Pancur, Ekonomi Warga


Full Text:

PDF

References


Eagles. P, F, J., Bowman, M,E., Tao, T,C,H. 2001. Guidelines for Tourism inParks and Protected Areas of East Asia. Gland, Switzerland and Cambridge: IUCN.

Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. 2009. Prinsip dan Kriteria Ekowisata Berbasis Masyarakat. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata: Jakarta.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2015. Rencana Strategis 2015-2019. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan:Jakarta.

Untan, D. 2017. Manfaat Pariwisata Gua Kreo Dan Waduk Jatibarang Bagi Perekonomian Dan Lingkungan Masyarakat, Media Ekonomi dan Bisnis, vol 32 no. 2 juli 2017 hal. 119-136

Https://radarkudus.jawapos.com/read/2018/04/30/69045/pemkab gelontorkan-rp-50-miliar-untuk-pengembangan-gua-pancur

Purnomo, H., Sulistyantara, B., dan Gunawan, A. 2013. Peluang Usaha Ekowisatadi Kawasan Cagar Alam Pulau Sempu, Jawa Timur. Jurnal Penelitian SosialDan Ekonomi Kehutanan. 10 (4) : 247-263

Soekadijo, R. 2000. Anatomi Wisata, Mamahami Pariwisata Sebagai Alternatif Linkage. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Suryawan, I, B. 2013. Pengelolaan Potensi Ekowisata Di Desa Cau Balayu,Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Analisa Pariwisata. 13 (1) : 106-111.

Yoeti, O, A. 2000. Ekowisata : Pariwisata Berwawasan Lingkungan Hidup, Jakarta: PT.Pertja

Yoeti, O. A. 1995. Pengantar Ilmu Pariwisata. Jakarta: Angkasa


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 GENETIKA



Iqtishadia Journal Indexed by :

http://journal.stainkudus.ac.id/indexing/crossref.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/moraref.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/ipi.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/academiaedu.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/googlescholar.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/sinta.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/issuu.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/cosmos.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/isjd.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/journalfactor.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/jifactor.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/journaltocs.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/scholarsteer.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/academiakeys.jpg