Cyber Konseling: Sebuah Model Konseling Pada Konteks Masyarakat Berbasis Online

Hasan Bastomi

Abstract


Satu dekade belakangan dunia maya nampak tengah menjadi salah satu area terpenting dalam kehidupan manusia. realitas virtual yang salah satunya berkembang dari evolusi internet menciptakan sebuah ruang virtual yang dapat menjadi representasi ataupun simulasi dari kehidupan nyata, termasuk dalam bidang bimbingan dan konseling yang disebut konseling cyber. Layanan konseling cyber adalah salah satu strategi layanan konseling yang bersifat virtual atau konseling yang berlangsung melalui bantuan koneksi internet. Konseling Cyber adalah jawaban dimana dewasa ini, hampir bisa dipastikan bahwa setiap orang yang memiliki telepon pintar, juga mempunyai akun media sosial, seperti Facebook, Twitter, Path, Instagram, dan sebagainya. Tetapi proses konseling dapat terjadi secara terpisah antara konselor dan konseli dalam ruang dan waktu yang berbeda. Dalam implementasi konseling cyber beberapa masalah seperti Isu-isu etika dan Isu-isu pengembangan hubungan konseling mungkin timbul dan harus diwaspadai secara cermat. Oleh karena itu Konselor cyber sebaikanya memiliki kemampua konseling cyber.

 

Kata Kunci:  Cyber Konseling, Masyarakat Berbasis, Online

References


Ahmad, A. (2013). Perkembangan Media Online dan Fenomena Disinformasi (Analisis pada Sejumlah Situs Islam) Online Media Development and Phenomenon of Disinformation (Analysis of Islamic sites). Jurnal Pekommas, 16 No. 3. Retrieved from https://jurnal.kominfo.go.id/index.php/pekommas/article/view/1160305

Arifin, M. (1976). Pokok-Pokok Pikiran Tentang Bimbingan dan Penyuluhan Agama di Sekolah dan Luar Sekolah. Jakarta: Bulan Bintang.

Christakis, N., & Fowler, J. H. (2009). Connected: Dasyatnya Kekuatan Jejaring Sosial Mengubah Hidup Kita. Jakarta: Gramedia.

Corey, G. (2012). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (9th ed.). Cengage Learning.

Djumhur, L., & Surya, M. (1978). Bimbingan dan Penyuluhan diSekolah Guidance and Conseling. Bandung: Ilmu.

Gunarsa, S. (1988). Psikologi untuk Membimbing. Jakarta: Gunung Mulia.

Henry, J., & David, T. (2003). Democracy and The New Media In Transition. London: MIT Press.

Illiyah, M. (2017). Konseling Anak Dengan Terapi Menggambar Dalam Membentuk Konsep Diri Positif Anak Di Tpa Ash Shuffah Wonocolo Surabaya (undergraduate). UIN Sunan Ampel Surabaya. Retrieved from http://digilib.uinsby.ac.id/15044/

Kraus, R., Stricker, G., & Speyer, C. (Eds.). (2010). Online counseling: a handbook for mental health professionals (2nd ed). Amsterdam ; Boston: Academic Press.

Madhal, H. (2008). Hadits BKI. Yogyakarta: Amanah.

Mulawarman, & Nurfitri, A. D. (2017). Perilaku Pengguna Media Sosial beserta Implikasinya Ditinjau dari Perspektif Psikologi Sosial Terapan. Buletin Psikologi, 25(1), 36. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.22759

Nasrullah, R. (2015). Media sosial (perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi). Jakarta: Simbiosa Rekatama Media.

Paimun. (2008). Bimbinan dan Konseling. Jakarta: UIN) Syarif Hidayatullah.

Papacharissi, Z. (2011). A Networked Self: Identity, Community, and Culture on Social Network Sites. New York: Routledge.

Petrus, J., & Sudibyo, H. (2017). Kajian Konseptual Layanan Cyberconseling. Konselor, 6(1), 6. https://doi.org/10.24036/02017616724-0-00

Prasetiawan, H. (2016). Cyber Counseling Assisted With Facebook To Reduce Online Game Addiction. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan Dan Konseling, 6(1), 28–32. https://doi.org/10.24127/gdn.v6i1.409

Rogers, E. M. (2003). Diffution of Innovation. New York: Routledge.

Rosana, E. (2017). Modernisasi Dalam Perspektif Perubahan Sosial. Al-Adyan, 10(1), 67–82.

Sanyata, S. (2006). Perspektif Nilai Dalam Konseling : Membangun Interaksi Efektif Antara Konselor - Klien. Paradigma, 1(02). Retrieved from https://journal.uny.ac.id/index.php/paradigma/article/view/5946

Shields, R. (2003). Virtual: Sebuah Pengantar Komprehensif. Yogyakarta: Jalasutra.

Soeparno, K. (2016). Social Psychology: The Passion Of Psychology. Buletin Psikologi, 19(1). https://doi.org/10.22146/bpsi.11544

Sukardi, D. K. (1995). Proses Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Tilfarlioğlu, F. Y. (2011). An International Dimension of the Student’s Attitudes towards the Use of English in Web 2.0 Technology. The Turkish Online Journal of Educational Technology, 10(2). Retrieved from http://www.tojet.net/volumes/v10i3.pdf

Walgito, B. (1989). Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah. Yogyakarta: Andi Offset.

Winkel, W. S. (2005). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Jakarta: Media Abadi.

Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2006). Landasan Bimbingan & Konseling. Bandung: Remaja Rosdakarya.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/konseling.v3i1.4993

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed By: