PERAN ORGANISASI MASSA PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN PERDAMAIAN (Studi Kasus Muslimat NU Jawa Tengah)

Umma Farida

Abstract



Artikel ini bertujuan mengungkap peran organisasi massa (ormas) perempuan dalam mewujudkan dan membangun perdamaian yang sering kali terabaikan dari perhatian publik. Ini dikarenakan pada umumnya ormas perempuan hanyalah sebagai badan otonom dari organisasi induknya. Padahal gerakan, kiprah, dan perjuangan mereka sangatlah signifikan, termasuk dalam upaya mewujudkan kerukunan intern dan antar umat beragama. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, wawancara, dan observasi, lalu dianalisis secara deskriptif-kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengurus Wilayah Muslimat NU Jawa Tengah merupakan salah satu ormas perempuan yang menaruh atensi terhadap pembangunan perdamaian di Jawa Tengah. Selama 2 tahun pertama masa khidmahnya (2016-2018), PW Muslimat NU Jawa Tengah telah melakukan upaye pembangunan perdamaian tersebut melalui model dialogue in communitydan dialogue of life yang dapat diklasifikasikan ke dalam dua bentuk, yaitu: melakukan capacity building di internal pengurus dan anggota PW Muslimat NU Jawa Tengah dengan mengedepankan sikap moderat dalam beragama, dan membangun harmonisasi intern dan antar umat beragama dengan bersinergi melakukan kesepakatan bersama lembaga pemerintah dan organisasi keagamaan lainnya dalam rangka menghindarkan klaim kebenaran dan mengembangkan toleransi.

Kata Kunci: Organisasi Massa Perempuan, Muslimat NU, Pembangunan Perdamaian

ABSTRACT

This article aims to reveal the role of women’s mass organizations in realizing and building peace that are often overlooked since in general they are only autonomous boards of their main organization. Data was collected by the method of documentation, interviews, and observations, and then analyzed descriptively-critically. The results of the study indicate that PW Muslimat NU Central Java is one of the women’s organizations that put attention on peace building in Central Java in the range of 2016-2018. PW Muslimat NU Central Java has made peace building efforts through a dialogue in community and dialogue of life model that can be classified into two forms, namely: capacity building in the internal management and members of the PW Muslimat NU Central Java by promoting moderate attitude in religion, and building internal and inter-religious harmonization by synergizing in agreement with government institutions and other religious organizations in order to avoid truth claims and develop tolerance.

Keywords: Women’s Mass Organization, Muslimat NU, Peace Building


Keywords


Organisasi Massa, Muslimat NU, Pembangunan, Perdamaian

References


Arivia, Gadis (ed.). 2007.Women for Peace: Perempuan untuk Perdamaian Indonesia, Jakarta: UI Press.

Arsyad, Azhar. 2002. Islam & Perdamaian Global. Yogyakarta: Madyan Press.

Harahap, Syahrin. 2011. Teologi Kerukunan. Jakarta: Prenada Media.

Khariroh, Riri. 2011. “Merajut yang Terkoyak: Seputar Perempuan dan Pembangunan Perdamaian”,dalam Swara Rahima, No. 35, Th. XI, Juli 2011.

Ahmad, Ibn Hanbal.1987. Musnad.Beirut: Dar al-Fikr.

Al-Bukhari, Muhammad ibn Bardizbah. 2000.Al-Jami’ ash-Shahih. Cairo: Dar al-Hadis.

Machasin, “Tantangan dan Peluang Ulama Perempuan dalam Menebarkan Islam Moderat di Indonesia”. Paper dipresentasikan dalam Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI), Ponpes Kebon Jambu Cirebon, 25-27 April 2017.

Muhammad, Husein. 2011. “Islam dan Perdamaian”,dalam Swara Rahima, No. 35, Th. XI, Juli 2011.

Mulyati, Sri, dkk. 2016. 70 Tahun Muslimat NU: Kiprah & Karya Perempuan NU. Jakarta: T.Pn.

Pimpinan Pusat Muslimat NU. 2006. Himpunan Keputusan Kongres XV. Jakarta: T.Pn.

Pasha, Abdurrahman Azzam. 1985. Konsepsi Perdamaian Islam. Jakarta: Karya Unipress.

Qutb, Sayyid. 1987. Islam dan Perdamaian Dunia. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Rohman, Izza. 2017. “Ajaran Perdamaian dalam al-Qur’an”.Paper dipresentasikan dalam Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI), Ponpes Kebon Jambu Cirebon, 25-27 April 2017.

Shihab, Quraish. 1998. Wawasan al-Qur’an: Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan.

Sirry, Mun’im A. 2003. Membendung Militansi Agama: Iman dan Politik dalam Masyarakat Modern. Jakarta: Erlangga.

Winarno, Budi. 2003. Komparasi Organisasi Pedesaan dalam Pembangunan: Indonesia vis-a-vis Taiwan, Thailand dan Filipina. Jakarta: Media Pressindo.

PW Muslimat NU Jawa Tengah.2016. LaporanKegiatan PW Muslimat NU Jawa Tengah Tahun 2016.Semarang: T.Pn.

PW Muslimat NU Jawa Tengah.2017. LaporanKegiatan PW Muslimat NU Jawa Tengah Tahun 2017.Semarang: T.Pn.

PW Muslimat NU Jawa Tengah.2018. LaporanKegiatan PW Muslimat NU Jawa Tengah Tahun 2018.Semarang: T.Pn.

PW Muslimat NU Jawa Tengah.2016. NotulensiRapatPleno PW Muslimat NU Jawa Tengah Tahun 2016.Semarang: T.Pn.

PW Muslimat NU Jawa Tengah.2017. NotulensiRapatPleno PW Muslimat NU Jawa Tengah Tahun 2017.Semarang: T.Pn.

PW Muslimat NU Jawa Tengah.2018. NotulensiRapatPleno PW Muslimat NU Jawa Tengah Tahun 2018.Semarang: T.Pn.

Media Massa Cetak & Elektronik:

Solo Pos, 1/1/2018, 13 Warga Jateng Ditangkap Densus 88.Diakses 15/2/2018.

Solo Pos, 21/11/2018, 30.128 Perempuan di Jateng Nikah di Bawah Umur.Diakses 15/2/2018.

Tribun Jateng, 7/12/2017, Ratusan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan terjadi di Jateng Tahun 2017.Diakses 15/2/2018.

https://detiknews.com, 2/2/2018, 2 Terduga Teroris di Jateng terkait Teror Thamrin dan Filipina.Diakses 15/2/2018.

https://news.okezone.com, 21/7/2017, Perceraian di Jawa Tengah Semester I 2017 Capai 1.626 Kasus.Diakses 15/2/2018.

https://jateng.bps.go.id, 2/1/2018.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/palastren.v11i1.3092

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 PALASTREN Jurnal Studi Gender

Creative Commons License
Palastren : Jurnal Studi Gender by Pusat Studi Gender STAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.