Peranan aliran murji’ah dalam membangun Kehidupan toleransi di masa modern

Muhamad Nurudin

Abstract


Toleransi adalah komponen penting dalam membangun masyarakat plural yang bertujuan menciptakan kehidupan harmonis tanpa membedakan satu sama lain. Terutama di era modern, ketidakmunculan sikap toleransi  dapat berpotensi memecahbelah kesatuan. Apalagi dalam konteks berbangsa, seperti Indonesia. Kesadaran akan keragaman dalam berpikir, bersikap dan berperilaku akan menimbuhkan kehidupan yang harmonis dan toleransi, seperti kelompok Murji’ah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat library research dengan menggunakan literatur Islam sebagai rujukan utama. Hasil kajian menyatakan bahwa pertama, perbedaan dalam dunia pemikiran Islam sudah lama berkembang. Kedua,adanya ajaran toleransi yang ditawarkan oleh kelompok Murji’ah. Meskipun dalam perkembangannya kelompok ini terbagi menjadi dua kelompok besar yaitu kaum moderat (mutawasith) dan ektrim (mutasaddid). Sejak kaum Murji’ah tidak lagi tumbuh sebagai aliran yang dinamis, tetapi berubah menjadi kelompok pasif. Meskipun demikian watak aslinya tetap nampak yaitu sikap toleran.

Abstract

This paper explores the tolerance in the modern era. Tolerance is an important component in building a plural society aiming at living together without being distinguished from each other. Conversely, the lack of tolerance has the potential to threaten the unity especially in the context of the nation, like Indonesia. The awareness of diversity in thinking and acting will add harmonious life and tolerance, such as the Murji'ah group. This research used qualitative methods that are library research by using Islamic literature as the main reference. Therefore, it can be said that the difference in the world of Islamic thought has long been developed. It is in line with the teachings offered by the Murji'ah group. Although in its development this group is divided into two major groups namely the moderates (Mutawasith) and extreme (Mutasaddid). Since the Murji'ah no longer grew as a dynamic stream, but turned into a passive group. Nevertheless, the original character remains visible that is a tolerant attitude.


Keywords


murjiah, aliran, indonesia, toleransi

Full Text:

PDF

References


Amin, A. (1961). Fajrul Islam (1 ed.). Leiden: Srill.

Bukhari, I. (n.d.). Al-Jami Li al-Bukhari. Beirut: Darul Fikr.

Dawud, I. A. (1989). Sunan Abu Dawud. Beirut: Darul Fikr.

Hanafi. (2001). Pengantar Teologi Islam. Jakarta: Husni Zikra.

Imarah, M. (1991). Tayyarat al-Fikr al-Islamy. Mesir: Beirut.

Islam, E. (2002). Ensiklopedi Islam. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.

Jamrah, S. A. (2015). Studi Ilmu Kalam. Jakarta: Kencana.

Khallaf, A. W. (1968). Ilmu Ushul al Fiqh. Kuwait: Dar Al Kuwaitiyyah.

Nasution, H. (2011). Teologi Islam; Aliran-aliran, Sejarah, Analisis Perbandingan. Jakarta: UI-Press.

Nuruddin, M. A. (2012). Sejarah Pemikiran Islam (1 ed.). Jakarta: Amzah.

Ruslan, I. (2015). Sikap Permisif Teologi Murjiah dan Implikasinya Terhadap Moral Masyarakat. Jurnal Madania, 15(2).

Saeed, A. (2014). Pemikiran Islam Sebuah Pengantar. (S. Syamsuddin, Ed.). Yogyakarta: Baitul Hikmah Press.

Said, N. (2013). Teologi Islam Kontekstual- Transformatif. Fikrah, 1(1). https://doi.org/2354-6174, , 2014

Syahrastani, M. ’Abd al K. A.-. (n.d.). Al-Milal wa An-Nihal. Beirut: Darul Fikr.

Zahroh, M. A. (1996). Tarikh Mazahi al-Islamiyah fi Siyasah wa ’Aqaid (1 ed.). Beirut: Darul Fikr.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/fikrah.v5i1.1769

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fikrah : Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan
Published by Faculty of Ushuluddin
Sekolah Tinggi Agama Islam Kudus, Indonesia
Jl. Conge Ngembalrejo Bae Kudus Po Box. 51
Phone: +62291-432677
Website: http://stainkudus.ac.id/
Email: ushuluddin@stainkudus.ac.id

ISSN: 2354-6174 | EISSN: 2476-9649

Creative Commons License
Fikrah Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan by Prodi Ilmu Aqidah Jurusan Ushuluddin STAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.