NALAR PLURALISME JOHN HICK DALAM KEBERAGAMAAN GLOBAL

Nur Said

Abstract


Paper ini secara khusus membahas paham pluralisme agama dalam nalar John Hick sebagai respon atas terjadinya berbagai aksi kekerasan bernuansa agama di berbagai negara terutama di Perancis baru-baru ini. Terjadinya kekerasan bernuansa agama tak lepas dari paham keberagamaan yang eksklusif. Maka perlu paridigma baru yang lebih humanis. Paham pluralisme agama bisa sebagai alternatif, meski tetap harus kritis tak menerima begitu saja. Melalui pendekatan filsafat kritis, topik ini dikaji. Simpulannya adalah bahwa Hick telah menawarkan suatu kerangka paradigmatis dalam melihat teologi agama sehingga mendorong terwujudnya dialog antar agama di tengah kemajmukaan. Menurut Hick, semua agama berasal dari the Real. Namun karena tidak adanya akses secara langsung kepada the Real, lahirlah conflicting conception of the Real. Semua persepsi terhadap the Real selalu melalui mediator yaitu tradisi keagmaan yang unik (unique religious tradition) yang disebut sebagai “konsep lensa “ (conceptional lens) sehingga melahirkan pluralitas agama sebagai awal paham pluralisme agama. Secara etik paham pluralisme Hick bisa menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan universal untuk saling bekerja-sama menanggulangi penderitaan manusia. Namun secara paradigmatis paham pluralisme Hick tetaplah problematik, karena Hick cenderung rasional murni. Padahal secara ontologis setiap manusia itu bergerak dengan tiga pertimbangan sekaligus yaitu; kualitas baik (potensi rasional), kualitas benar (potensi spiritual), dan kualitas nyaman (potensi emosional). Dalam tiga kualitas itulah mestinya paradigma pluralisme agama perlu dirumuskan ulang agar paham pluralisme yang berkembang lebih komprehensif.


Keywords


Pluralisme agama, John Hick, Klaim Kebenaran, Etika Global

References


Arif, Syamsuddin, Dr., Pluralisme di Indonesia: Paham dan Amalan, dalam http://muafakatmalaysia.com/tag/john-hick/#_ftn1 (On line, 2 Nopember 2015)

Bagus, Lorens, Kamus Filsafat, (Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, 1996)

Casanova, Jose, Public Religions in the Modern World, (Chicago: University Of Chicago Press; 1994)

Geertz, Clifford, The Interpretation of Culture, (New York: Basic Books, 1973)

Hick, John, A Christian Theology of Religion, (Kentucky, The Rainbow of Faith, 1995)

________, God Has Many Names (London: Macmillian, 1980)

________, Problems of Religious Pluralism (New York: St. Martin’s Press, 1985)

________, A Christian Theology of Religion, (Kentucky, The Rainbow of Faith, 1995)

________, An Interpretation of Religion (New Haven, Conn.: Yale University Press, 1989)

________, Disputed Questions in Theology and the Philosophy of Religion (New Haven, Conn.: Yale University Press, 1993)

Macquarrie, John, Principle of Christian Theology, (London, SCM Press, 1966)

Nata, Abuddin, Peta Keragaman Pemikiran Islam di Indonesia, (Jakarta; RajaGrafindo, 2001).

Panikkar, R., The Intra-Religious Dialogue (New York: Paulist Press, 1978)

Said, Nur, “Islam dan Teologi Kontekstual-Transformatif”, dalam Fikrah, Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan, Jurusan Ushuluddin STAIN Kudus, Vol.1, No.1, Januari-Juni 2013.

Said, Nur, Perempuan dalam Teologi dan HAM di Indonesia, (Yogyakarta: Pilar Media, 2005)

Salman, Tim Tafsir ITB, Tafsir Salman, Tafsir Ilmiah atas Juz ‘Amma, Surah Al-Naba’ s.d. Al-Nas, (Bandung: Mizan, 2014)

Schuon, Fritchouf, The Transcendent Unity of Religions, tr. Peter Townsend (New York: Pantheon, 1953)

Smit, Robert W., John Harwood Hick, MWT II, 1998, 1999 (lihat teks hal. 1)

Smith, W.C., The Meaning and End of Religion (London: S.P.C.K., 1978);

Sumarthana, Th., “Sekelumit Pemikiran tentang Theologia Religionum”, dalam Elga Sarapung, dkk (Eds)., Sejarah, Teologi dan Etika Agama-agama, (Yogyakarta: DIAN Interfideo, 2005)

Titaley, John A. Pdt. Prof. Drs., Th.D, Menuju Teologi Agama-agama yang Kontektual, Pidato Pengukuhan Jabatan Fungsional Akademik Guru Besar Ilmu Teologi, Universitas Satya Wacana, Salatiga, 29 Nopember 2001.

“4 Serangan di Paris, Ini Cerita Ringkasnya“, dalam http://internasional.kompas.com/read/2015/11/14/09485871/4.Serangan.di.Paris.Ini.Cerita.Ringkasnya (on line, 2 Nopember 2015)

“Selain Menewaskan 153 Orang, Serangan Paris Lukai 200 Korban”, dalam http://internasional.kompas.com/read/2015/11/14/12544311/Selain.Menewaskan.153.Orang.Serangan.Paris.Lukai.200.Korban (on line 14 Nopember 2015)

“Paris Attacks Kill More Than 100, Police Say; Border Controls Tightened”, dalam http://www.nytimes.com/2015/11/14/world/europe/paris-shooting-attacks.html (On line 16 Nopember 2015).

“Serangan Teror Bom di Paris, Ini Reaksi Keras Jokowi”, dalam http://nasional.tempo.co/read/news/2015/11/14/078718852/serangan-teror-bom-di-paris-ini-reaksi-keras-jokowi (On line 16 Nopember 2015).

“Ketua Umum PBNU Kutuk Aksi Teror di Prancis”, dalam http://nasional.tempo.co/read/news/2015/11/16/078719350/ketua-umum-pbnu-kutuk-aksi-teror-di-prancis (On line 16 Nopember 2015).




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/fikrah.v3i2.1806

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan is published by

Prodi Aqidah dan Filsafat Islam IAIN Kudus incorporate with

Asosiasi Aqidah dan Filsafat Islam.

Jl. Conge Ngembalrejo Bae Kudus Po Box. 51
Phone: +6285648082247 or +6282331050629
Website: http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/fikrah
Email: fikrah@stainkudus.ac.id

ISSN: 2354-6174 | EISSN: 2476-9649

Creative Commons License
Fikrah Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan by Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Jurusan Ushuluddin IAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.