Potensi Keberagamaan Masyarakat Kudus: Upaya Memperkuat Ideologi Pancasila Melalui Local Wisdom

Atika Ulfia Adlina

Abstract


Masyarakat beragama di Indonesia perlu diberdayakan untuk meningkatkan kualitas keberagamaannya dalam rangka  menjaga persatuan dan kerukunan hidup di Indonesia dengan mengangkat dan mengedepankan nilai-nilai universal yang ada pada setiap ajaran agama, bukan mengangkat persoalan teologi atau akidah. Sebab dengan meningkatkan keberagamaan, dapat memperkuat ideologi Pancasila sebagai budaya bangsa sehingga bangsa Indonesia mampu menghadapi dampak globalisasi seperti perubahan cara hidup, gaya hidup, krisis identitas dsb yang dapat memicu degradasi moral bangsa. Pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan cara terlibat aktif dalam seluruh aspek kehidupan manusia dengan berbasis nilai-nilai universal tersebut.  Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat beragama di Kudus menunjukkan bahwa masyarakat beragama merupakan potensi yang penting untuk diberdayakan dalam rangka penguatan ideologi pancasila. Pemberdayaan masyarakat beragama dapat dilakukan melalui atribut-atribut keagamaan dan tradisi (local wisdom).

 

The religious community in Indonesia need to be empowered to improve the religiosity of it quality. This religious community empowerment to maintain unity and harmony between religious livings in Indonesia. Increasing the religiosity will strengthen the Pancasila ideology of as the culture of the nation so that the massive impact of globalization reduced. The impact of globalization like changing ways of live, lifestyle, identity crisis that could trigger the morality degradation. This type of research is a qualitative descriptive study. The results of this study show that the religious community is an important potential for empowered in the framework of strengthening ideology of Pancasila. The religious community empowerment can be done via religious attributes and local wisdom.


Keywords


globalization, global ethics, religious community empowerment

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Amin. (1996). Studi Agama: Normativitas atau Historisitas?. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Agus, Bustanudin (2006). Agama dalam Kehidupan Manusia: Pengantar Antropologi agama. Jakarta: Raja Grafindo

Aziz, Ahmad Bashir. (2004). Nilai dan Etika Pengurusan: Analisa dari Perspektif Agama-agama di Malaysia. Seminar nilai dalam Komuniti (SIVIC) anjuran Jabatan Pengajian Umum, Univeritas Utara Malaysia.

Connolly, Peter. (2009). Aneka Pendekatan Studi Agama. Yogyakarta: LkiS

Ghafur, Waryono Abdul. (2005). Tafsir Sosial. Yogyakarta: eLSAQ Press.

Ginanjar, Ari. (2004). Rahasia Sukses Membangkitkan ESQ Power. Jakarta: Arga.

Huijbers, Theo. (1986). Manusia Merenungkan Makna Hidupnya. Yogyakarta: Kanisisus.

Majid, Abdul dan Dian Andayani. (2013). Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Megawangi, Ratna. (2004). Pendidikan Karakter: Solusi yang Tepat Membangun Bangsa. Jakarta: Star Energy (Kakap) Ltd.

Pasiak, Taufiq (2012). Tuhan dalam Otak Manusia. Bandung: Mizan

Syam, Nur. (2006). Radikalisme dan Masa Depan Hubungan Agama-agama: Rekontruksi Tafsir Sosial Agama. Kumpulan orasi ilmiah – Dialektika Islam dengan Problem Kontemporer. IAIN Press dan LkiS.

Tasmara, Toto. (2001). Kecerdasan Ruhaniah.Jakarta: Gema Insani.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/fikrah.v5i1.2181

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fikrah : Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan
Published by Faculty of Ushuluddin
Sekolah Tinggi Agama Islam Kudus, Indonesia
Jl. Conge Ngembalrejo Bae Kudus Po Box. 51
Phone: +62291-432677
Website: http://stainkudus.ac.id/
Email: ushuluddin@stainkudus.ac.id

ISSN: 2354-6174 | EISSN: 2476-9649

Creative Commons License
Fikrah Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan by Prodi Ilmu Aqidah Jurusan Ushuluddin STAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.