Argumentasi Tauhidik Dalam Perilaku Sosial-Agama

hasanain haikal hadining

Abstract


Manusia membutuhkan agama sebagai pegangan hidup. Islam sebagai agama mayoritas yang dipeluk masyarakat Indonesia semakin hari menghadapi tantangan yang semakin berat, antara lain paham materialisme, dan doktrin terorisme yang banyak menarik simpati orang awam. Oleh karena itu, pengetahuan dan pemahaman tauhid yang benar perlu disampaikan kepada masyarakat, agar memiliki pegangan hidup beragama yang kuat dalam meraih keselamatan di dunia maupun di akhirat kelak. Tauhid menjadi pokok keimanan, Allah Swt tidak boleh diserupakan dengan makhluk (mujassimah atau musyabbihah), keberadaan Allah Swt adalah tanpa tempat dan tanpa arah. Metode penelitian dalam artikel ini adalah deskriptif-kualitatif menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) didukung dengan kajian kesejarahan dan sosiologis. Simpulan dari kajian ini bahwa kuatnya paham materialisme seperti mujassimah tidak akan menemukan subtansi agama itu sendiri, dan hanya taqwa yang menumbuhkan kesadaran beragama.

 

Abstract

Humans need religion as a hand of living. Islam is a religion of the majority that adopted of the society in Indonesia. Islam increasingly faces heavy challenges, an example are materialism and the doctrine of terrorism which many interesting sympathy from lay of people. Threfore the knowledge of the true of tawhid understanding needs to be communicated to the public, in order that the society can be strong to grip of life. Th people with knowledge of true tawheed can reach safety in the world of life and in the hereaftr. Tawheed is the subject of faith, God should not be like a creature (mujassimah or musyabbihah), and the existence of God is without place and without direction. Th research method in this article is descriptive qualitative usting library research approach supported by historical and sociological studies.


Keywords


Allah, tawhid, society, ihsan

Full Text:

PDF

References


Abi ‘Isa Muhammad bin ‘Isa Surah al-Tirmidzi, Al-Jami’ al- Shohih, Juz 5, Dar alKitab al-Islamiyyah, Beirut, Libanon, tt.

Ibn Hajar al-Haitami, al-Fatawa al-Haditsiyyah, tt.

Ibnu Katsir, Lubaabut Tafsir Min Ibnu Katsir (Terjemah). Pustaka Imam Syafi’i, Bogor, 2004.

Imam Abu Hanifah tahqiq Muhammad Zahid al-Kautsari, al-Washiyyah, tt & asy-Syekh Mullah ‘Ali al-Qari, Syarh al-Fiqhul Akbar.

Imam Abu Manshur al-Baghdadi, al-Farq Bain al-Firaq, tt.

Imam Murtadla az-Zabidi dalam Ithaf as-Sadah al-Muttaqin Bi Syarh Ihya’ ‘Ulumiddin, tt.

Imam al-Qusyairi, ar-Risalah al-Qusyairiyyah, tt.

Mulla ‘Ali al-Qari, Syarh al-Fiqh al Akbar, tt.

Muniron, Ilmu Kalam (Sejarah, Metode, Ajaran dan Analisis Perbandingan), STAIN Jember Press, Jember, 2015..

Sufyan, Fikrul Hanif, Sang Penjaga Tauhid (Studi Protes TIrani Kekuasaan 1982-1985). Deepublish, Yogyakarta, 2014.

Qamaruddin Shaleh, Asbab al-Nuzul, Penerbit Diponegoro, Bandung, 2000.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/fikrah.v5i1.2439

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fikrah : Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan
Published by Faculty of Ushuluddin
Sekolah Tinggi Agama Islam Kudus, Indonesia
Jl. Conge Ngembalrejo Bae Kudus Po Box. 51
Phone: +62291-432677
Website: http://stainkudus.ac.id/
Email: ushuluddin@stainkudus.ac.id

ISSN: 2354-6174 | EISSN: 2476-9649

Creative Commons License
Fikrah Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan by Prodi Ilmu Aqidah Jurusan Ushuluddin STAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.