MEDIA DAN KONTRIBUSINYA DALAM INTERNALISASI NILAI PLURALISTAS AGAMA DI INDONESIA

Alex Yusron Al Mufti

Abstract


Mass media so far contributes to the teaching of the community about the meaning of pluralism. This paper uses descriptive method in writing with qualitative approach, and data analysis that is inductive / qualitative, while the data collection technique through library system Research, with the findings that mass media as reported through TV, radio, and newspapers, also contributed in the internalization plurality values on the reason that mass media informs the public that differences in Indonesia are a necessity, which is in its implications of mass media society will be able to recognize, accept and appreciate the existing differences, whether racial, linguistic, color, cultural, and religion.


References


Abdullah, M. Amin, Harmonisasi Hubungan Antar Umat Beragama : Peran Tokoh Agama dan Politik dalam Membangun Kerukunan Umat Beragama, disampaikan Seminar Nasional “Harmonisasi Umat Beragama” oleh Jurusan Usuluddin STAIN Kudus, pada 31 Mei 2016.

Agus, Sudibyo, Ibnu Hamad, dan Muhammad Qodari. (2001). Kabarkabar Kebencian. Prasangka Agama di Media Massa. Jakarta: ISAI.

Asry, Yusuf. (2010). Menelusuri Kearifan Lokal di Bumi Nusantara Melalui Dialog Pengembangan Wawasan Multikultural Antara Pemuka Agama Pusat dan Daerah di Provinsi Maluku Utara, Papua dan Maluku. Jakarta: Maloho Jaya Abadi Press.

Burhanuddin, Yudhis M. (2005). Bali Yang Hilang: Pendatang, Islam, dan Etnisitas di Bali. Yogyakarta: Kanisius.

Caplin, James. (1993). Kamus Lengkap Psikologi, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1989). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Eliade, Mircea (ed). (1987). Encyclopaedia of Religion, vol.12, MacMillan Publishing Company.

El-Ma’hady Muhaemin. (2008). Multikulturalisme dan Pendidikan Multikultural (sebuah kajian awal), dalam www.komunitasdemokrasi.or.id; 3 Nopember.

Freedman, Des. (2008). The Politics of Media Policy. Cambridge: Polity Press.

Hornsby. A. S. (1995). Oxfod Advanced Leaner’s Dictionary Of Current English, Firth Edition, Oxford: Oxfod University Press.

Madjid, Nurcholish. (1995). Islam Agama Peradaban, Membangun Makna dan Relevansi Doktrin Islam dalam Sejarah, Jakarta: Paramadina.

Mas’udi, (2013). Peran Media dalam Membentuk Sosio-Kultural Agama Masyarakat (Menggagas Prinsip-Prinsip Etis dalam Jurnalistik), Al-Tabsyir Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam, Volume 1, Nomor 2 Juli – Desember.

Nuswantoro, Ranggabumi. (2013). Media Massa dalam Situasi Konflik: dari Banwagon Effect Sampai Peace Narative, Jurnal Komunika, Volume 1, Nomor 6, Januari.

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Tesaurus Bahasa Indonesia Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional.

Rachman, Budhy Munawar. (2001). Islam Pluralis, Wacana Kesetaraan Kaum Beriman, Jakarta: Paramadina.

Rasjidi, M. Al-Djami’ah, Nomor Khusus, Mei 1968 Tahun ke VIII.

Strategi Pencegahan Radikalisme Berbasis Agama di Perguruan Tinggi, disampaikan pada Seminar Nasional, di UNDIP Semarang pada Mei 2017.

Taher, Tarmizi, (2004). Meredam Gelombang Radikalisme, Jakarta: (CMM (Center For Moderate Moslem) bekerja sama dengan CV. Karsa Rezeki.

Teguh Suyitno. (2017). disampaikan dalam Workshop Implementasi Kurikulum 2013, di MTs Matholiul Huda Bugel Jepara, 19 Juni.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers

Watson, James, (1996). Media Communication An Introduction to Theory and Process, London: Macmillan Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/fikrah.v5i2.2636

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fikrah : Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan
Published by Faculty of Ushuluddin
Sekolah Tinggi Agama Islam Kudus, Indonesia
Jl. Conge Ngembalrejo Bae Kudus Po Box. 51
Phone: +62291-432677
Website: http://stainkudus.ac.id/
Email: ushuluddin@stainkudus.ac.id

ISSN: 2354-6174 | EISSN: 2476-9649

Creative Commons License
Fikrah Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan by Prodi Ilmu Aqidah Jurusan Ushuluddin STAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.