Open Journal Systems

Konseling Gestalt Sebagai Upaya Kuratif Pengaruh Paham Radikalisme Di kalangan Remaja

Al Riza Ayurinanda

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pengaruh radikalisme agama di Indonesia yang semakin meningkat khususnya di kalangan remaja. Secara psikologis, remaja memiliki keingintahuan yang tinggi dan senang mencoba pengalaman baru serta identik dengan masa pencarian identitas diri. Hal ini dimanfaatkan oleh kelompok radikal untuk mempengaruhi remaja dengan doktrin-doktrin ideologi radikalisme. Beberapa survei membuktikan bahwa remaja banyak yang membenarkan tindakan kelompok radikal dalam mengamalkan perintah agama. Berdasarkan survei tersebut perlu adanya peran konselor khususnya di sekolah dalam memberikan pendekatan konseling sebagai upaya penanganan kasus radikalisme agama di kalangan remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Penelitian ini menunjukkan pendekatan konseling gestalt sebagai upaya penanganan kasus radikalisme agama di kalangan remaja. Hasil penelitian menunjukkan tahapan-tahapan konseling gestalt dalam penanganan radikalisme di kalangan remaja, yaitu: (1) the begining phase, (2) clearing the ground, (3) the existential encounter, (4) integration, (5) ending. Terdapat dua teknik konseling gestalt yang digunakan, yaitu  (1) Teknik Topdog versus Underdog dan, (2) Teknik Reframing.

Keywords


Konseling Gestalt, Upaya Kuratif, Radikalisme Agama, Remaja

References


Ajiudin, Annas, 2011. Peran Pesantren Al Muayyad Windan Dalam Transformasi Konflik Keagamaan di Surakarta. Tesis diterbitkan. Yogyakarta: Pps UIN Sunan Kalijaga.

Amstrong, Karen. 2001. Perang Suci: Dari Perang Salib Hingga Perang Teluk. Jakarta: Serambi.

Annajih. M. Ziyadul Haq., Lorantina, Kartika., Ilmiyana, Hikmah. 2017. Konseling Multibudaya Dalam Penanggulangan Radikalisme Remaja. Prosiding Seminar Bimbingan dan Konseling.Vol. 1. No. 1. 280-291.

Corey, Gerald. 2010. Teori dan Praktik Konseling dan Psikoterapi. Bandung: Refika Aditama.

Indriyani, Ma’rifah. 2012. Rekontruksi Pendidikan Agama Islam: Sebuah Upaya Membangun Kesadaran Multikltural untuk Mereduksi Terorisme dan Radikalisme Islam. Conference Proccedings Annual Internasional Conference on Islamic Studies (AICIS) XII IAIN Sunan Ampel Surabaya 5-8 November.

Kartono, Kartini. 1992. Psikologi Wanita: Mengenal Gadis Remaja & Wanita Dewasa. Bandung : Mandar Maju.

Komalasari, Gantikna., Wahyuni, Eka., Karsih. 2014. Teori dan Teknik Konseling. Jakarta: Indeks.

Lumanggo Lubis. Namora. 2011. Memahami Dasar-dasar Konseling. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Mbai, Ansyad. 2011. Dialog Publik Radikalisme, Terorisme dan Deradikalisasi Paham Radikal. diselenggarakan MUI Jawa Tengah. 3 Desember.

Meleong, L J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Munip, Abdul. 2012. Menangkal Radikalisme Agama di Sekolah. Jurnal Pendidikan Islam. Vol. 1. No. 2. Desember. 159-181.

Nursalim, Mochammad. 2013. Strategi dan Invensi Konseling. Jakarta: Akademia Permata.

Rais, Amien. 1996. Cakrawala Islam. Bandung: Mizan.

Rokhmad, Abu. 2014. Radikalisme Islam dan Upaya Deradikalisasi Paham Radikal. Jurnal Analisa. Walisongo. Vo. 21. No. 1. Juni. 27-37.

Rubaidi, A. 2010. Radikalisme Islam, Nahdlatul Ulama, Masa Depan Moderatisme Islam di Indonesia. Yogyakarta: Logung Pustaka.

Santrock, J, W. 2003. Life Span Development: Perkembangan Masa Hidup, Edisi 5. Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Sarwono, Sarlito, W. 2006. Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Syafi’, A. 2017, Radikalisme Agama: Analisis Kritis dan Upaya Pencegahannya Melalui Basis Keluarga Sakinah. Jurnal Sumbula. Vol 2. No. 1. Januari – Juni. 352-376.

Yaqin, M, Ainul. 2005. Pendidikan Multikultural; Cross-Cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan. Yogyakarta: Pilar Media.


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.21043/kr.v9i1.3465

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.