Open Journal Systems

PENGUATAN KONSELING ISLAMI MELALUI PERJALANAN TASAWUF DALAM MERAIH KEBAHAGIAAN INDIVIDU

Muhamad Rozikan Siti Fitriana

Abstract

Konseling Islami merupakan suatu istilah yang sering didengar dalam kancah kehidupan modern. Pijakan dari konsep Bimbingan dan Konseling Islam berangkat dari asumsi bahwa agama itu merupakan kebutuhan fitrah dari setiap manusia. Allah telah menciptakan manusia dan telah meniupkan ruh-Nya, sehingga iman kepada Allah merupakan sumber ketenteraman, keamanan dan kebahagiaan manusia. Sebaliknya dalam paradigma ini, maka ketiadaan iman kepada Allah menjadi sumber kegalauan, kegelisahan dan kesengsaraan bagi manusia. Proses konseling dalam bimbingan konseling tentunya mampu memberi makna terhadap konseli untuk keluar dari permasalahan yang dihadapinya, salah satu ikhtiar pendekatan dalam konseling Islami adalah menggunakan pendekatan tasawuf (sufisme) yang mana pendekatan ini mampu menggerakkan konseli kembali pada fitrahnya, dengan perjalanan tasawuf, ditempuh dengan tingkatan syari’ah, thariqat, hakikat dan ma’rifat, maka ada proses yang perlu ditempuh dalam pencapaiannya. Takhalli, tahalli, dan tajalli merupakan suatu proses untuk menuju tujuan akhir yaitu kedekatan dengan Tuhan. Proses tersebut dilalui dengan latihan-latihan ruhani yang titik puncaknya adalah mencari keridhaan Allah SWT, diharapkan konseli mampu meraih kebahagiaan dunia dan akhirat sehingga.

 

Keywords


Konseling Islami, Tasawuf, Kebahagiaan Individu

References


Al Ghazali. 2001. Tasawuf dan Kritis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

_________. tt. Kimya al-Saadah. Beirut: al-Maktabah Al-Syahbiyah.

Al-Ghazali, Syaikh Muhammad. 2004. Khuluqul Muslim (Akhlak Seorang Muslim). penj. Wawan Djunaedi Soffandi. Damaskus; Darul Qalam.

Alishah, Omar. 2002. Tasawuf sebagai Terapi. Bandung: Pustaka Hidayah.

al-Jauziyah, Ibnu Qayyim. 2001. Roh. terj. Kathur Suhardi . Beirut: Darul-Qalam.

Amin, Samsul Munis. 2010. Bimbingan Konseling Islami. Jakarta:Amzah Media.

Amstrong, Amatullah. 1996. Khazanah Istilah Sufi Kunci Memasuki Dunia Tasawuf. Bandung: Mizan.

AS, Asmaran. 1992. Pengantar Studi Tasawuf. Jakarta: Raja Grafindo.

Baharuddin. 2005. Aktualisasi Psikologi Islami. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Faqih, Aunur Rahim. 2001. Bimbingan dan Konseling dalam Islam. Yogyakarta: UII Press.

Hills P., Argyle M. (2002). "The Oxford Happiness Questionnaire: a compact scale for the measurement of psychological well-being. Personality and Individual Differences".Psychological Wellbeing 33: 1073–1082.

Isep, Zainal Arifin. 2009. Bimbingan Penyuluhan Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Lubis, Syaiful Akhyar. 2011. Konseling Islam dan Kesehatan Mental. Bandung : Cita pustaka Media Perintis.

Mansur. 2005. Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam.Yogyakarta: Purtaka Pelajar.

Mujib, Abdul. 1999. Fitrah dan Kepribadian Islam. Sebuah Pendekatan Psikologis. Jakarta: Darul Fatah.

Mujib, Abdul. 2006. Kepribadian Dalam Psikologi Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Naser, Husen Sayyid. 1994. Tasawuf Dulu dan Sekarang. Terj. B. Abdullah Hadi. Judul Asli. Living Sufism. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Qandil, Is’ad “abd al-Hadi. 1973. Kasyful Mahjub. Uwaidah.

Samad, Duski. 2014. Makalah Seminar Nasional Bimbingan Konseling Islam. FTIK IAIN Imam Bonjol. Padang. (Sabtu 22 Juni 2014)

Sholeh, Moh dan Musbikin. Imam 2005. Agama Sebagai Terapi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sulton, Muh. 2003. Desain Ilmu Dakwah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suyuti, Ahmad. 2002. Percik-Percik Kesufian. Bandung: Pustaka Hidayah.

Syukur, Amin. 2004. Tasawuf Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Willis, Sofyan S. 2011. Konseling Individual Teori dan Praktek. Bandung: Alfabeta

Ziyadat, Ma’an dkk. 1986. al-Mawsuat al-Falsafiyah al-Arabiyyah. Arab: Inma’ al-Arabi.


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.21043/kr.v8i1.2058

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.