Implementasi Pendidikan Multikultural pada Anak-Anak Melalui Model Pembelajaran Bermain Peran

Much Deiniatur

Abstract


Multicultural education is very important to be applied in Indonesia. This is motivated by several reasons, one of them is globalization. Globalization gives rise to opportunities, threats and challenges to human life. One impact is the nation's culture. Nations are not able to manage the diversity will experience a loss of local and national identity.

Multicultural education is a strategy in offering a powerful strategy of cultural transformation through education that is able to appreciate cultural differences.One of strategy to teach Multicultural Education is through role play. Children can play the roles chosen by the teacher.

In a role-play, the teacher can teach a wide range of vocabulary, traditional clothes, traditional house, and folk songs. Children will also feel happy when playing a certain role.


Keywords: Multicultural Education, Role Playing, Kids

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRAK

 

Pendidikan Multikultural sangat penting untuk diterapkan di Indonesia. Hal ini dilatarbelakangi oleh beberapa sebab, salah satunya adalah globlalisasi. Globlaisasi melahirkan peluang, ancaman, dan tantangan bagi kehidupan manusia. Salah satu imbasnya adalah kebudayaan bangsa. Bangsa yang tidak mampu mengelola kemajemukan akan mengalami kehilangan jati diri lokal dan nasionalnya.

Pendidikan Multikultural merupakan strategi dalam menawarkan strategi transformasi budaya yang ampuh melalui pendidikan yang mampu menghargai perbedaan budaya.

Salah satu cara untuk mengajar Pendidikan Multikultural adalah melalui bermain peran. Anak-anak dapat memainkan peran-peran yang dipilihkan oleh gurunya.

Dalam bermain peran, guru dapat mengajarkan berbagai kosa kata, pakaian daerah, rumah istiadat, dan lagu daerah. Anak-anak juga akan merasa senang ketika memainkan peran tertentu.

 Kata Kunci: Pendidikan Multikultural, Role Playing, Anak-anak


Keywords


Kata Kunci: Pendidikan Multikultural; Role Playing; Anak-anak

Full Text:

PDF

References


Referensi:

Abdul Majid. 2013. Strategi Pembelajaran.Bandung: Rosdakarya.

Ahmad Susanto. 2014. Perkembangan Anak Usia Dini: Pengantar dalam Berbagai Aspeknya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Ahmad Tafsir, dkk. 2004. Cakrawala Pendidikan Islam. Bandung: Mimbar Pustaka.

Anas Salahudin dan Irwanto Alkrienchie. 2013. Pendidikan Karakter. Bandung: CV. Pustaka Setia.

Choirul Mahfud. 2011. Pendidikan Multikultural, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dharma Kusuma, dkk. 2012. Pendidikan Karakter, Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung: Rosda Karya.

Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar, Bandung: CV. Pustaka Setia.

Hamzah B Uno. 2011. Model pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.

Iman Nasrudin. 2016. Menggagas Pendidikan Multikultural. Makalah tidak dipublikasikan.

Jamali Sahrodi. 2011. Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: CV Arfindo Raya.

Miftahul Huda. 2014. Model-model Pengajaran dan Pembelajaran, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Muchlas Samani dan Hariyanto. 2013. Pendidikan Karekter. Bandung: Rosdakarya.

Sulalah. 2012. Pendidikan Multikultural, Didaktika Nilai-nilai Universalitas Kebangsaan. Malang: UIN Maliki Press.

Trianto. 2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progrssif. Jakarta: Kencana

Undang-undang RI No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Yaya Suryana dan A Rusdiana, 2015. Pendidikan Multi Kultural Suatu Upaya Penguatan Jati Diri Bangsa, Bandung: CV. Pustaka Setia.

Yuliani Nuraini Sujiono.2009. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks Permata Puri Media




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/thufula.v4i1.1929

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.