MADRASAH: BASIS EPISTEMOLOGI HUMANISTIK-RELIGIUS

Wedra Aprison

Abstract


MADRASAH: THE BASIS OF HUMANISTIC-RELIGIOUS EPISTEMOLOGY. In anthropocentrism modernity, which is often called humanism, it is assumed that life is not centered on God or gods, but in humans. This western epistemology has been criticized by the westerners themselves.  Nietzshe and Capra stated that Western civilization has been destroyed due to overly laud the ratio. The purpose of the research is to find the solution of the modern human’s problem. The research method used is library method and analyzed by philoshophy approach. The result shows that madrasah is the way out of the humanity problems. It means that madrasah education system could be a solution to the crisis of modern human. The madrasah epitemology is humanistic-religious. From the design model, madrasah is better than public schools since the general knowledge given in madrasah is totally the same as in public schools, the advantage lies in the Islamic system. Madrasah graduates are expected to have the equal general knowledge with the public school graduates but should be better in a level of religiosity.

Keywords


madrasah; humanistic-religious; epistemology

References


Al-Attas, Syed Muhammad Al-Nuquib. Konsep Pendidikan dalam Islam: Suatu kerangka Berpikir Pembinaan Filsafat Pendidikan Islam, Terj. Haidar Bagir, 1994. Judul Asli, The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education. Bandung: Mizan.

Al-Buti, Muhammad Said Ramadan dan Tayyib Tizini. Finding Islam: Dialog Tradisionalisme-Liberalisme Islam, terj. Ahmad Mulyadi dan Zuhairi Misrawi. 1998. Judul asli Al-Islam wa al-‘Asr: Tahhdiyat wa Afaq. Jakarta: Erlangga.

Al-Jaberi, Mohammad Abed. 2015. Problematika Pemikiran Arab Kontemporer, terj. Aksin Wijaya, Yogyakarta: Pustak pelajar.

Barbour, Ian G.. Nature, Human Nature, and God, terj. Fransiskus Borgias. 2005. Menemukan Tuhan Dalam Sains Kontemporer dan Agama. Bandung: Mizan

Bertens, K. 2005. Panorama Filsafat Modern. Jakarta: Teraju.

Capra, Pritjof. The Turning Point: Titik Balik Peradaban Sains, Masyarakat, dan Kebangkitan Kebudayaan, terj. M. Thoyibi. 2007. Judul asli The Turning Point Science, Society, and The Rising Culture. Bandung: Jejak.

Davis, Russel G. dkk. 1980. Planning Education For Development. Cambridge: Harvard University.

Fadjar, A. Malik. 1999. Reorentasi Pendidikan Islam. Jakarta: Fadjar Dunia.

Hanafi, Hasan, dkk. 2007. Islam dan Humanisme: Aktualisasi Humanisme Islam di Tengah Humanisme Universal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Harian Republika, 4 September 1995

Haught, John F. Science and Religion: From Conflict to Conversation, Terj. Fransiskus Borgias. 2004. Perjumpaan Sains dan Agama: Dari Konflik ke Dialog. Bandung: Mizan.

Hilmy, Masdar, “Induktivisme Sebagai Basis Pengembangan Ilmu Pengetahuan Dalam Islam”, Jurnal Ulumuna: Jurnal Studi Keislaman, Vol. 17, no. 1, 2013.

Klaus, Krippendorff. 1991. Analisis Isi: Pengantar Teori dan Metodologi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Kuntowijoyo. 1998. Paradigma Islam: Interpretasi Untuk Aksi. Bandung: Mizan.

Muhaimin. 2003. Wacana Pengembangan Pendidikan Islam. Surabaya: Pustaka Pelajar.

Muhammad, Afif. 2004. Lapora Penelitian Konflik Antar Umat Beragama di Indonesia 1966-1985. Bandung: Pascasarjana UIN Bandung.

Murtopo, Ali. 2006. Conciencia: Jurnal Pendidikan Islam. IAIN Raden Fatah Pelembang.

Nasr, Seyyed Hussein. 1994. Islam Tradisi di Tengah Kancah Dunia Modern. Bandung: Pustaka.

Natsir, Nanat Fatah dan Hendriyanto Attan. 2010. Strategi Pendidikan: Upaya Memahmi Wahyu dan Ilmu. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nugroho, Puspo, “Membangun Tradisi Pluralisme Dalam Perspektif Pendidikan Islam”, Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, Vol 11, No. 1, 2016.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 54, 65, 66, 67, 68, dan 69 tahun 2013

Putro, Suadi. 1998. Mohammad Arkoun Tentang Islam dan Modernitas. Jakarta: Paramadina.

Rahim, Husni. 2001. Arah Baru Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Logos.

Rohman, Saiful dan Agus Wibowo. 2016. Filsafat pendidikan Masa Depan: Kajian Filsafat Pendidikan Masa Depan di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Russel, Bertrand. 1974. History of Westren Philosophy. London: George Allen dan Unwin Ltd.

Sa’ud, Udin Syaifuddin dan Abin Syamsuddin Makmun. 2007. Perencanaan Pendidikan: Suatu Pendekatan Komprehensif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sardar, Ziauddin. 2005. Kembali ke Masa Depan: Syariat Sebagai Metodologi Pemecahan Masalah, terj. R. Cecep Lukman Yasin dan Helmi Mustafa. Jakarta: Serambi.

Saridjo, Marwan. 1996. Bunga Rampai Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Departemen Agama RI Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam.

Shaleh, Abdul Rahman. 2004. Madrasah dan Pendidikan Anak Bangsa: Visi, Misi, dan Aksi. Jakarta: Rajawali.

Smith, Huston. Why Religion Matters: The Fate of the Human Spirit in an Age of Disbelief, terj. Ary Budiyanto. 2003. Ajal Agama di Tengah Kedigdayaan Sains. Bandung: Mizan.

Supiana. 2008. Sistem Pendidikan Madrasah Unggulan di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Tanggerang, Madrasah Aliyah Negeri Bandung dan Madrasah Aliyah Negeri Darussalam Ciamis. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI.

Suprayogo, Imam. 2007. Quo Vadis Madrasah: Gagasan, Aksi dan Solusi Pengembangan Madrasah. Yogyakarta: Hikayat Publishing.

Tafsir, Ahmad. 2006. Filsafat Pendidikan Islam: Integrasi Jasmani, Rohani, dan Kalbu Memanusiakan Manusia. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Toffler, Alvin dan Heidi. 2002. Menciptakan Peradaban Baru: Politik Gelombang Ketiga, terj. Ribut Wahyudi, judul asli, A New Civilization The Politics of the Third Wave. Yogyakarta: Ikon Teralitera.

Undang-undang no 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional

Ward, Keith. God, Chance and Necessity, terj. Larasmoyo. 2002. Dan Tuhan Tidak Bermain Dadu: Argumen bagi Keterciptaan Alam Semesta. Bandung: Mizan.

Aprison, Wedra, “Humanisme Progresif dalam Filsafat Pendidikan Islam”, jurnal Media Pendidikan Jurnal Pendidikan Islam UIN Bandung, Vol. 27 no. 3, 2012.

Zed, Mustika. 2004. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Zubaidi dalam Ismail dkk (editor). 2001. Paradigma Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/edukasia.v12i1.2008

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Indexed By:

http://journal.stainkudus.ac.id/indexing/19.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/4.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/17.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/5.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/16.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/20.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/22.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/13.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/9.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/8.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/21.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/12.jpg

http://journal.stainkudus.ac.id/indexing/SIS.jpg

 

 


Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam by Prodi Pendidikan Agama Islam Jurusan Tarbiyah STAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.