MEMBANGUN KEMANDIRIAN MELALUI FILANTROPI KAUM PEREMPUAN; Potensi Kedermawanan untuk Pemberdayaan Perempuan Indonesia

Abdurrohman Kasdi

Abstract


Artikel ini mengkaji tentang potensi filantropi kaum perempuan untuk membangun kemandirian dan pemberdayaan perempuan Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara, yakni menggali way of life pelaku filantropi kaum perempuan dengan metode doing fieldwork. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedermawanan perempuan Indonesia mengalami perkembangan yang signifikan. Kedermawanan ini melibatkan banyak aspek sebagai resource dalam pengejawantahan kegiatan filantropi kaum perempuan. Dengan mengerahkan semua potensi yang ada, para pelaku filantropi perempuan menunjukkan kepada masyarakat bahwa perhatian terhadap orang-orang yang kekurangan dan membutuhkan bantuan sangat penting. Kaum perempuan dengan beragam potensi yang dimilikinya bisa digerakkan untuk menjadi donatur, volunteer, campaigner, atau bahkan fundraiser bagi lembaga-lembaga sosial di masyarakat. Aktivitas filantropi untuk kemandirian perempuan sangat berpotensi dengan menggerakkan potensi kaum perempuan sendiri sebagai donatur dan pendukung program tersebut. Bahkan filantropi kaum perempuan menjadi kontribusi yang signifikan baik secara ekonomi maupun sosial, yang menunjukkan peran perempuan sebagai agen perubahan sosial.

Keywords


Filantropi, Kemandirian, Pemberdayaan, Perubahan Sosial

References


Abidin, Z. (2008). Para Perempuan Dermawan; Potret Enam Pelaku Filatropi. Jakarta: PIRAC (Public Interest Research and Advocacy Center).

Bakar, I. A., & Bamualim (ed.), C. S. (2006). Filantropi Islam dan Keadilan Sosial: Studi tentang Potensi, Tradisi, dan Pemanfaatan Filantropi Islam di Indonesia. Jakarta: The Ford Foundation dan CSRC.

Bamualim, C. S., & (ed.), I. A. B. (2005). Revitalisasi Filantropi Islam: Studi Kasus Lembaga Zakat dan Wakaf di Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa dan Budaya (PBB) UIN Syarif Hidayatullah.

Borgatta, E. F., & Borgatta (ed.), M. L. (1984). Encyclopedia of Sociology. New York: Macmillan Publishing Company.

Conger, J. A., & Kanungo, R. N. (1988). The Empowerment Process: Integrating Theory and Practice. Jurnal The Academy of Management Review, 13(03).

Depag, D. P. W. (2006). Data Aset Wakaf di Indonesia. Jakarta: Depag RI.

Echols, J. M., & Shadily, H. (1983). Kamus Inggris-Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Enarson. (2003). Working with Women at Risk: Practical Guidelines for Assessing Local Disaster Risk. Florida: Florida International University, International Hurricane Center.

Faber, D. R., & McCarthy (ed.), D. (2005). Foundations for Change: Critical Perspectives on Philantrhropy and Popular Movements. Lantam MD: Rowman and Littlefield.

Farida, U., & Kasdi, A. (2018). The 2017 KUPI Congress and Indonesian Female ‘Ulama. Journal of Indonesian Islam (JIIS), 12(02), 135–158. https://doi.org/10.15642/JIIS.2018.12.2.135-158

Fatimah, D. (2008). Bencana dan Kerelawanan Perempuan Diffabel. Galang; Jurnal Filantropi Dan Masyarakat Madani, 03(01).

Fauzia, A. (2017). Islamic Philanthropy in Indonesia: Modernization, Islamization, and Social Justice. Austrian Journal of South-East Asian Studies, 10(02), 223–236.

Gandi, L. (1998). Postcolonial Theory: A Critical Introduction. Australia: Allen and Unwin.

Hidayah, A. (2018). Wawancara tentang Pembentukan dan Peran DESBUMI (Desa Peduli Buruh Migran).

Hoexter, M. (2003). Charity, the Poor, and Distributionof Alms in Ottoman Algiers. In et. al. (ed) M. Bonner (Ed.), Poverty and Charity in Middle Eastern Contexts. New York: State University of New York Press.

Ilchman, W. F. (eds. . (2006). Philanthropy in the World Traditions (Filantropi di Berbagai Tradisi Dunia). Jakarta: Center for the Study of Religion and Culture (CSRC).

Kasdi, A. (2016). Filantropi Islam Untuk Pemberdayaan Ekonomi Umat ( Model Pemberdayaan ZISWAF di BMT Se-Kabupaten Demak ), 9(2), 227–245.

Kasdi, A. (2018). The Empowerment of Productive Waqf in Egyptian Al-Azhar for Education and its Relevance to be Implemented in Indonesia. International Journal of Mechanical Engineering and Technology (IJMET), 9(11), 1839–1851.

Klein, K. (2001). Fundraising for Social Change. Oakland California: Chardon Press.

Maslow, A. (1970). Motivation and Personality. New York: Harper and Row.

Muhajir, N. (1994). Metodologi Penelitian Kualitattif. Yogyakarta: Rieke Sarasin.

Neufeldt, V. (ed. . (1984). Webster’s New World Dictionary. New York: Webster’s New World Clevenland.

Payton, R. L. (1998). Philanthropy; Voluntary Action for the Public Good. McMillan New York: American Council on Education.

Qahaf, M. (2006). Al-Waqf al-Islamy; Tathawwuruhu, Idaratuhu, Tanmiyyatuhu. Syiria: Dar Al-Fikr Damaskus.

Romlawati. (2018). Wawancara tentang PEKKA (Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga).

Rowlands, J. (1997). Questioning Empowerment: Working with Women in Honduras. Oxford: AXFAM, UK.

Saidi (et.al.), Z. (2002). Membangun Kemandirian Berkarya: Potensi dan Pola Derma, serta Penggalangannya di Indonesia. Jakarta: PIRAC (Public Interest Research and Advocacy Center).

Salim, A. (2003). Pengelolaan Zakat dalam Politik Orde Baru (1968-1998). In Problematika Zakat Kontemporer; Artikulasi Proses Sosial Politik Bangsa. Jakarta: FOZ.

Shabri, I. S. (2008). Al-Waqf Al-Islamy: Baina an-Nazhriyyah wa at-Tathbiq. Yordania: Dar an-Nafais.

Turner, J. H. (1998). The Structure of Sociological Theory. Wadsworth Publishing Company.

Westy, A. (2008). Kerelawanan: Pilar Pemberdayaan Perempuan yang Semakin Kokoh. Galang; Jurnal Filantropi Dan Masyarakat Madani, 03(01).

Www.mampu.or.id, diunduh pada tanggal 14 Maret 2018 pukul 20.00 WIB. (2018).

Zahrah, A. (2005). Muhadlarah fi al-Waqf. Cairo: Dar al-Fikr al-‘Arabi.

Zarkasyi, A. S. (2005). Manajemen Pesantren: Pengalaman Pondok Modern Gontor. Ponorogo: Trimurti Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/palastren.v12i1.3184

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 PALASTREN Jurnal Studi Gender

Creative Commons License
Palastren : Jurnal Studi Gender by Pusat Studi Gender STAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.