BERMAIN DRAMA UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN DAN KREATIVITAS BERBICARA BAHASA INGGRIS SISWA SD ISLAM AL AZHAR 14 SEMARANG

Kusriyanto Kusriyanto

Abstract


Di era informasi dan komunikasi sekarang ini, kebutuhan pendidikan masyarakat Indonesia sangat meningkat. Kualitas pendidikan yang kreatif dan inovatif dibutuhkan oleh masyarakat untuk dapat bersaing di dunia global yang dimulai dari pendidikan sekolah dasar. Oleh karena itu, sekolah dasar harus membekali siswanya kemampuan dan keterampilan dasar yang memadai, di antaranya kemampuan bahasa Inggris meski hanya diajarkan dalam ranah muatan lokal maupun ekstra kurikuler. Salah satu aspek yang penting dalam pengajaran bahasa Inggris yaitu berbicara. Keterampilan berbicara dapat dikembangkan melalui bermain drama. SD Islam Al Azhar 14 Semarang menggunakan drama sebagai sarana dalam mengembangkan kemampuan dan kreativitas dalam berbahasa siswanya. Aspek yang dinilai dalam keterampilan dan kreativitas berbicara bahasa Inggris meliputi aspek kebahasaan (tekanan, ucapan, nada dan irama, kosa kata/ungkapan atau diksi, dan struktur kalimat yang digunakan) dan aspek non kebahasaan (kelancaran, pengungkapan materi wicara (penguasaan materi), keberanian, keramahan, dan sikap).  Hasil dari penilaian tersebut yakni dengan nilai rata-rata 90 dari total 100. Dengan nilai tertinggi untuk kriteria ‘ucapan’ dari aspek kebahasaan dan kriteria’keberanian’ dari aspek non kebahasaan. Hal ini berarti melalui pembelajaran drama siswa dapat mengembangkan kemampuan komunikasi, kepekaan sosial yang tinggi, kreatifitas berimajinasi dalam drama, dan dapat memerankan tokoh drama sesuai dengan perwatakannya, dan tentunya memiliki jiwa seni.


Keywords


Bermain Drama, Kreativitas dan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris, Siswa Sekolah Dasar.

References


Depdiknas. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas.

Hamalik, Oemar. 2009. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara

Iskandarwassid dan Sunendar, Dadang. 2011. Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Kosasih, E. 2008. Apresiasi Sasrta Indonesia. Jakarta: PT Perca.

Luxemburg, Jaan Van.dkk. 1984. Pengantar Ilmu Sastra. Jakarta: Gramedia.

Nasution, Noehi. 1995. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Universitas Terbuka.

Pennycook, A. 1995. “English in the World/The World in English”. In J. Tollefson (Ed), Power and Inequality in Language Education. Cambridge: Cambridge University Press.

Rahmanto, B dan P. Haryanto. 1987. Cerita Rekaan dan Drama. Jakarta: Universitas Terbuka.

Ratte, H. Elizabeth. 1967. “Foreign Language in the Elementary School”. In Harding, W. Lowry (ed). Guiding Children’s Language Learning. Iowa: Wm. C. Brown Company.

Rofi’uddin, Ahmad dan Zuhdi, Darmiyati. 1998/1999. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Kelas Tinggi. Jakarta: Depdikbud Dirjen Pendidikan Tinggi.

Rosdiana, Yusi, dkk. 2009. Bahasa dan Sastra Indonesia di SD. Jakarta: Universitas Terbuka

Saddhono, Kundharu dan Slamet. 2012. Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Indonesia (Teori dan Aplikasi). Bandung: Karya Putra Darwati.

Silberman, Mel. 2007. Active Learning. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.

Simanjuntak, B. dan Pasaribu, I.L. 1983. Psikologi Perkembangan (Dasar Psikologi Kriminil). Bandung: Tarsito.

Supriyadi. 2006. Pembelajaran Sastra yang Apresiatif dan Integratif di Sekolah Dasar. Jakarta: Depdiknas.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/elementary.v4i2.3005

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

indexed by:

http://journal.stainkudus.ac.id/indexing/moraref.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/googlescholar.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/sinta.jpghttp://journal.stainkudus.ac.id/indexing/19.jpg

 

 Creative Commons License

Elementary : Islamic Teacher Journal by Program Studi PGMI Jurusan Tarbiyah STAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License