Analisis Penurunan Miskonsepsi Siswa Pada Konsep Pemanasan Global Dengan Tes Diagnostik (Two-Tier Test) Setelah Pembelajaran Predict-Observe-Explain (Poe)

Ismi Ghina Suryawirawati, Billyardi Ramdhan, AA Juhanda

Abstract



Masalah dalam penelitian ini adalah siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep, terutama pada konsep pemanasan global karena merupakan salah satu materi yang sulit dan ada beberapa konsep yang dianggap abstrak oleh siswa, sehingga dapat menimbulkan persepsi yang berbeda oleh siswa serta dapat menimbulkan miskonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa menggunakan tes diagnostik (two-tier test) setelah pembelajaran model predict-observe-explain (POE), kemudian menganalisis penurunan miskonsepsi siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 5 Kota Sukabumi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian one-group-pretest-posttest Design. Sampel yang digunakan diambil dari populasi dengan teknik purposive sampling, yaitu kelas VII A dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes diagnostik (two-tier test) yaitu soal pilihan ganda dengan dua tahap pemilihan jawaban, dan lembar observasi. Instrumen soal terdiri dari 10 soal masing-masing dengan 3 pilihan jawaban dan 4 pilihan alasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat miskonsepsi pada saat pretest. Penurunan miskonsepsi siswa setelah pembelajaran model POE adalah rata-rata 66% dan tiap konsep adalah 64,98%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada pembelajaran POE ini dapat dijadikan atlternatif pembelajaran untuk mengurangi miskonsepsi dapat dilihat dari nilai siswa antara sebelum pembelajaran (pretest) dan setelah pembelajaran posttestyangmenunjukkan penurunan miskonsepsi.


Kata Kunci: Tes Diagnostik (Two-Tier Test), ModelPredict-Observe-Explain(POE), Miskonsepsi, Pemanasan Global


Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Lestari, Novika. Sutrisno, Leo dan Oktavianty, Erwina. (2014). Remediasi Miskonsepsi Menggunakan Multimedia Interaktif Guide Discovery Pada Tekanan Zat Cair Siswa SMP. Artikel Penelitian. Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Untan.

Permatasari, Obimita Ika dan Putut Marwato. Penerapan Model Pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) Berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Aktivitas dan Pemahaman Konsep Siswa SMP. Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika Vol 2(2) September 2017 50-53.

Rosita. (2012). Remediasi Miskonsepsi Siswa Tentang GMB Menggunakan Metode Demonstrasi Berbantuan Guided Note Taking di SMA.(Skripsi). Program Studi Pendidikan Fisikan FKIP Untan.

Sagap, Sarjan dan Muchlis. (2014). Analisis Pemahaman Konsep Biologi Menggunakan Pilihan Ganda Beralasan dalam Materi Pokok Sel Pada Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Dampal Selatan. Jurnal e-jipbiol Vol 2(3).

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suparno, P. (2005). Miskonsepsi dan Perubahan Konsep dalam Pendidikan Fisika. Yogyakarta: Grasindo.

Treagust, D. F (2006). Diagnostic assessment in science as a means to improving teaching, learning and retention. Uniserve Science Assessment Symposium Procedings.

Wulandari, Y. (2014). Remediasi Miskonsepsi Tentang Gaya Setripetal dan Gaya Sentripugal pada Gerak Melingkar Beraturan Menggunakan Metode Demonstrasi Sederhana. (Skripsi). Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Kristen Satya Wacana.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/jobe.v1i1.3361

Refbacks

  • There are currently no refbacks.