Open Journal Systems

KONSELING AGAMA: TERAPI TERHADAP PENGIDAP PENYAKIT MANUSIA MODERN

Nur Ahmad

Abstract

Diantara fungsi syariah Islam adalah untuk melindungi agama, jiwa,  akal,  jasmani,  harta serta keturunan.  Semua perbuatan yang merendahkan prilaku manusia dimana perbuatan kurang baik akan berimbas pada kehancuran manusia dizaman modern, oleh karena itu ajaran islam sarat dengan tuntutan bagaimana memelihara  kesehatan jasmani dan  rohani,  kesehatan fisik maupun mental.  Ketidak berdayaan manusia bermain dalam pentas  peradaban modern  yang terus  melaju   tanpa  dapat dihentikan dan itu menyebabkan sebagian besar awal manusia modern terjerembab ke dalam situasi sulit yang menurut istilah Psikolog Humanis disebutkan sebagai manusia dalam kerangkeng kehidupan yang terkekang,  satu istilah  yang menggambarkan salah satu derita manusia modern (penyakit manusia modern). Adapun yang dimaksud dengan penyakit manusia modern saat ini adalah gangguan psikologis yang di derita oleh manusia yang hidup dalam lingkungan peradaban yang sebenarnya. Manusia modern seperti itu  sebenarnya adalah manusia yang sudah kehilangan makna, manusia kosong, baik kosong dari nilai-nilai agama maupun kekosongan dari nilai  kehidupannya.  Mereka resah setiap kali harus mengambil keputusan, mereka tidak tahu apa yang diinginkan, dan tidak mampu memilih jalan hidup yang diinginkan pula. Bila sudah terjangkit penyakit seperti ini, maka


 

 

peran terapi agama harus mampu untuk mengarahkan agar mereka tidak tambah larut dalam jurang kehancuran diperadaban modern saat ini.

Kata Kunci: Konseling Agama, Gangguan  Psikologis, Manusia Modern

COUNSELING RELIGION: THERAPY AGAINST FOWL THE DISEASE  OF MODERN MAN.  Among  the  functions of Islamic law is to protect the religion of the soul, mind, physical wealth and their descendants. All acts that humble prioritising man where works less good will has spillover effects on the destruction of the man of modern dizaman, therefore the teachings of Islam is replete with the demands of how to maintain the health of the physical and spiritual health physically and mentally. The ineffectiveness of human  disability play in the scene of modern  civilisations that passes without  be stopped and that cause most of the beginning of modern man plummet into the difficult situation that according to the term Humanist Psychologist referred to as a man in life that terkekang kerangkeng , a term that describes one of modern man (suffer the disease of modern man).  Now what is meant by a disease of modern man is currently psychological disorders  in pain by the  people  who live  in the  environment  of civilisations that actually. modern man as it is in fact the man who have lost their meanings, man is empty, good empty from the values of religion and the void from the value of his life. They anxious each time must take decisions, they did not know what to expect and are not able to select the desired way of life. When  it is infected with a disease like this, then the role of religious therapy should be able to navigate so that they do not add dissolved in the edge of the modern diperadaban today.

Keywords: Counseling   Religion,   Psychological Disorders, Modern Man

References


Bambang, Syamsul Arifin, 2008, Psikologi Agama, Bandung: Pustaka

Setia.

Kahmad, Dadang, 2011, Sosiologi Agama, Bandung, Pustaka Setia. Muchtar Ghazali, Adeng, 2004, Agama dan Keberagamaan, Bandung:

Pustaka Setia.

Ma’rufin, Noor, 2006, Sosiologi Agama, STAIN Kudus, Daros STAIN Kudus.

Mubarok, Ahmad, 2002, Konseling Agama Teori dan Praktek, Jakarta: Bina Renika Pariwara.

Soerjono, Soekanto, 2014, Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta, Raja

Grafindo Persada,

Suparlan, Parsudi, 1995, Masyarakat Terasing dalam Masyarakat

Indonesia, Yayasan Obor Indonesia.


Full Text: PDF

DOI: 10.21043/kr.v5i1.1065

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 KONSELING RELIGI