Open Journal Systems

Konsep energi reiKi dalam perspeKtif al-Qur’an

Tofan Walangitan

Abstract

Artikel ini membahas tentang energi REIKI. Bahwa dalam
penciptaan alam semesta, Allah swt, terlebih dahulu menciptakan
energi asal. Energi asal ini disebut oleh Mikao Usui sebagai REIKI
yang kemudian dikenal sebagai energi alam semesta. Dari energi
asal, selain membuat benda-benda jasmania, Allah swt. juga
menciptakan berbagai jenis energi. Dengan demikian, tujuan dari
tulisan ini adalah untuk menggali lebih jauh tentang energi REIKI
dalam perspektif al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan
konten analisis. Hasilnya ternyata energi itu berupa energi asal dan
energi asal ini dari Allah swt, kemudian membentuk jenis-jenis
energi lain yang merupakan derivatif dari energi asal. Hanya energi
Allah swt yang tidak diciptakan dari energi asal karena energienergi ini merupakan bagian dari Allah swt sendiri. Energi-energi
itu, misalnya energi-energi A<s} ma>’u>l H{ u>s} na>, Dzikir ayat-ayat alQur’an. Selain itu energi ini dapat dimanfaatkan untuk kehidupan
manusia baik itu bersifat menguntungkan maupun merugikan.
Namun sebagai manusia kita harus mempercayaai bahwa Allah
adalah pemilik semua kekuatan sehingga kita tidak perlu takut
dengan hal-hal seperti itu sebab Allah akan memberikan bantuanNya kepada umat-Nya yang meminta kepada-Nya.

Full Text: PDF

DOI: 10.21043/hermeneutik.v7i2.931

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 HERMENEUTIK