JADI PUSTAKAWAN DI PERGURUAN TINGGI, KENAPA HARUS TAKUT?

Isti Mawaddah

Abstract


Pustakawan dan Perpustakaan merupakan sesuatu yang tak terpisahkan, seperti dua sisi mata uang, dimana ada Perpustakaan, maka idealnya disitu juga harus ada pustakawan. Namun pada kenyataanya, banyak sekali Perpustakaan yang di dalamnya tidak ada Pustakawan. Sehingga Perpustakaan tidak dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Perpustakaan Perguruan Tinggi sering dimaknai sebagai pusat penelitian karena banyak menyediakan informasi yang berkaitan dengan sarana pendukung dalam proses penelitian yang merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi.Jarangnya profesi Pustakawan merupakan salah satu kendala di Perguruan Tinggi. Sebagai ilmuwan, Pustakawan harus mampu memberdayakan informasi bukan sekadar melayankan informasi. Sehingga pengakuan akan kompetensi akan segera terwujud dengan adanya sertifikasi Pustakawan. Bagi kebanyakan orang, profesi Pustakawan merupakan profesi yang belum terlalu diperhitungkan, karena kebanyakan mereka menilai sebuah profesi diukur dengan besar kecilnya materi yang diperoleh. Tapi yakinlah kalau menjadi Pustakawan di perguruan tinggi akan menjanjikan masa depan yang cerah.

Keywords


Pustakawan; Perguruan Tinggi; Perpustakaan

Full Text:

PDF

References


Achmad. (2001). Profesionalisme Pustakawan Di Era Global. Makalah disampaikan dalam Rapat Kerja Pusat XI Ikatan Pustakawan Indonesia XI dan Seminar Ilmiah. Jakarta: 5-7 November 2001

Daryono. 2008. Meningkatkan kualitas layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi. (http://daryono.staff.uns.ac.id). Diakses pada tanggal 26 Maret 2015.

Indonesia. Perpustakaan Nasional RI. 2002. Pedoman Pembinaan Tenaga Fungsional Pustakawan.

Indonesia. Perpustakaan Nasional RI. 2011. Kebijakan Perpustakaan Nasional RI dalam Sertifikasi Pustakawan, Makalah disampaikan pada Rapat Kerja Nasional IPI, tanggal 12 Oktober di Manado.

Ikatan Pustakawan Indonesia. Kiprah Pustakawan, seperempat abad Ikatan Pustakawan Indonesia 1973-1998. Jakarta : PB IPI, 1998

Lasa Hs. 2009. Kamus Kepustakawanan Indonesia. Yogyakarta: pustaka Book Publisher.

Megaminingsih, Tri Lestari. 1999. Mengelola Sumber Daya Manusia SDM) Dalam Upaya Meningkatkan Mutu Layanan di Perpustakaan PerguruanTinggi. Media Informasi, Vol. XIII, No. 3, tahun 1999: p.22-27. Yogyakarta: UPT Perpustakaan Universitas Gadjah Mada.

Sulistyo, Basuki. 1993. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Gramedia Pustaka.

Sutarno NS, 2005. Tanggungjawab Perpustakaan dalam Mengembangkan Masyarakat Informasi. Jakarta : Pantai Rei Arruz Media.

Suwarno, Wiji, 2010. Ilmu Perpustakaan dan Kode Etik Pustakawan. Jakarta:

Undang-Undang No. 43 Tahun 29007 Tentang Perpustakaan.

Wirawan. 1996. Profesi Pustakawan Indonesia dalam Era Globalisasi. Makalah pada Semiloka Perpustakaan Lembaga Pendidikan Tinggi Swasta 11-14 Nopember 1996 di Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/libraria.v3i1.1563

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by :

 

 Creative Commons License

LIBRARIA: Jurnal Perpustakaan by Perpustakaan STAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.