URGENSI MANAJEMEN PERUBAHAN DI MADRASAH

Masrukhin *

Abstract


Pada dasarnya perubahan merupakan sesuatu yang tidak dapat kita hindari, oleh karena itu kita seharusnya siap untuk menghadapi dengan intelektual, ekonomi, politik, ketahanan emosional, dan sosial, sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern yang terus berkembang, sekolah tidak mungkin menghindar dari arus perubahan ini, karena fungsinya sekolah adalah agen perubahan, maka ada beberapa hal yang perlu ada dalam diperhatikan dalam manajemen perubahan yaitu: 1) perubahan paradigma dalam kepemimpinan di sekolah, 2) profesionalisme guru, 3) budaya organisasi, 4) level manajemen perubahan di sekolah. Perubahan dapat meningkatkan kemajuan sekolah secara efektif, efisien dan produktif. Ada tiga tahapan level perubahan yang dilakukan di sekolah yaitu: 1) Tahap unfreezing, 2) Tahap  moving, 3) Tahap freezing.

Keywords


Kepemimpinan, profesionalisme guru, dan level perubahan.

References


Andreas Harifa, 2001, Pembelajaran di Era Serba Otonomi, Kompas, Jakarta.

Budimansyah, D. (2009). “Pendidikan Demokrasi Sebagai Konteks Civic Education di Negara-negara Berkembang”, Jurnal Acta Civicus, Vol.1 No.1, hlm.11-26.

Bush, Tony and Coleman, Marianne. 2000. Leadership And Strategic managementi in Education. London : ASAGE Publications Company. diterjamahkan oleh Fahrurrozi (2006).

Carnall, C. A. (2003 ). Managing Change in Organizations. Harlow England, London, etc,

Prentice Hall. Clarke, L. (1994). The Essence of Change. New York, London, etc, Prentice hall Depdikbud. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi ke-4. Jakarta : Balai Pustaka.

Dimyati dan Mudjiono. 2002. Belajar dan Pembelajaran, Jakarta : Rineka Cipta.

Davis, Keith, and Newstrom, W., John. 1989. Human Behavior at Work : Organizational Behavior. New York : McGraw-Hill International Editions. Evans, R. (1996). The Human Side of School Change: Reform, Resistance, and the Real Life Problems of Innovation. San Francisco, Jose Bass.

Fatah, Nanang. 2000. Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung : PT. Rosyda Karya.

Gill, R. (2003). "Change Management or Change Leadership." Journal of Change Mangement 3(4): 307-318. Hosking, D. M. (1988). "Organizing, Leadership and Skilfull Process." Journal of Management Studies 25(2): 147-166.

Johnson, L. K. and R. Luecke (2005). The Essentials of Managing Change and Transition. Boston, Havard Business School Press. Kotter, J.P. & J.L.

Heskett. 1992. Dampak Budaya Perusahaan Terhadap Kinerja. Terjemahan oleh Benyamin Molan. 1997. Jakarta : Prenhallindo.

Lewin, K. (1958). Group Decision and Social Change. Readings in Social Psychology. E. E. Maccoby, T. M. Newcomb and E. L. Hartley. London,

Methuen and Co LTD. Maginn, M. D. (2005). Managing in Times of Change: 24 Lessons for Leading Individuals and Teams through Change, the Employee Handbook for Enhancing Corporate Performance. New York, Chicago, etc, McGraw-Hill.

Miller, W. R., C. E. Yahne, et al. (1990). Adjustment: The Psychology of Change. Englewood Cliffs, Prentice Hall.

Morrison, K. (1998). Management Theories for Educational Change London, Paul Chapman.

Mulyasa, E. 2002. Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung : Rosda Karya.

Nurkholis. 2004. Manajemen Berbasis Sekolah, Teori, Model dan Aplikasi. Jakarta : PT.Gramedia Widiasarana Indonesia.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). 2003. Jakarta : Sinar Grafika.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/quality.v2i2.2107

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 QUALITY

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License


Quality Journal by Pascasarjana IAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.