AGAMA; ANTARA CITA DAN KRITIK

MK Ridwan

Abstract


Fenomena keagamaan hari ini dihadapkan pada permasalahan kompleks. Agama (Islam), dalam realitas kemanusiaan seakan memiliki wajah mendua. Pada satu sisi, agama dihadapkan pada permasalahan radikalisme (Islamic State) yang telah melanggengkan islamofobia di berbagai belahan dunia.Agama memperlihatkan arogansi berupa kekerasan, peperangan, kebencian bahkan pembunuhan. Namun di sisi lain, agama dihadapkan padarealitas ketertindasan. Betapa konflik Palestina yang telah menahun, menunjukkan kekalahan umat Islam di pentas politik global, di samping ketertinggalan dalam berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.Belum lagi berbagai konflik bernuansa agama, yang menjadi ironi, telah melengkapi daftar hitam dalam masalah kemanusiaan. Sehingga perdamaian bangsa tidak akan terwujud sebelum adanya perdamaian antar agama.Oleh karena itu agama sebagai dimensi terdalam kemanusiaan merupakan entitas terpenting yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Karena itulah, agama harus ditempatkan secara proporsional, dengan cara memanfaatkan nilai-nilai universal agama yang dapat dijadikan pengikat dan perekat berbagai komunitas sosial akibat perbedaan suku bangsa, letak geografis, etnis, dan kelas sosial. Maka, akan ditemukan sebuah peran agama yang lebih kooperatif dalam regulasi sosial, tatanan moral, menciptakan dan mengatur bentuk-bentuk kebudayaan, demi terwujudnya integrasi bangsa. Melalui perspektif inilah, teologi sebagai refleksi atas kehidupan beriman dan beragama, perlu menunjukkan diri dalam kiprah dan perannyadi masyarakat.


Keywords


Agama, Konflik, Nilai-nilai universal, Kooperatif, Teologi

References


Abdullah, M. Amin, (1997),Falsafah Kalam di Era Postmodernisme,Yogyakarta: Pustaka Pelajar, cet. II.

Abdurrahman,Moeslim, (2011), “Ber-‘Tuhan’ Melawan Tuhan?, dalam Abdul Munir Mulkhan, Satu Tuhan Seribu Tafsir,Yogyakarta: IMPULSE dan Kanisius, cet. V.

Al Munawar, Said Agil Husain, (2003),Fikih Hubungan Antar Agama,Ciputat: Ciputat Press.

Appleby,R. Scott, (2000), The Ambivalence of the Sacred; Religion, Violence, and Reconciliation,New York: Rowman & Littlefield Publishers, Inc.

Comendium, Macmillan, (1987),World Religion,New York: Simon & Scheuster Macmillan.

Durkheim, Emile, (1995),The Elementary Forms of Religious Life, terj. Karen E. Fields, New York: The Free Press A Division of Simon & Schuster Inc.

El-Fadl, Khaled Abou, (2002),Musyawarah Buku; Menyusuri Keindahan Islam dari Kitab ke Kitab, terj. Abdullah Ali, Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta.

Fakih, Mansour, (2002), “Islam SebagaiAlternatif” pengantar dalam Eko Prasetyo, Islam Kiri: MelawanKapitalisme Modal dari Wacana Menuju Gerakan,Yogyakarta: Insist Press dan Pustaka.

Fauzi, Muhammad, (2007),Agama dan Realitas Sosial; Renungan dan Jalan Menuju Kebahagiaan,Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Goffman, Erving, (1956),The Presentation of Self in Everyday Life,Edinburgh: University of Edinburgh Social Science Research Center.

Ismail, Faisal, (2014),Paradigma Kebudayaan Islam; Studi Kritis dan Analisis Historis, edisi revisi, Yogyakarta: Suka Press, cet. V.

Jamil, M. Mukhsin, (2009),Revitalisasi Islam Kultural; Arus Baru Relasi Agama dan Negara,Semarang: Walisongo Press.

Jauhari,Imam B., (2012),Teori Sosial; Proses Islamisasi dalam Sistem Ilmu Pengetahuan,Yogyakarta: Pustaka Pelajar dan STAIN Jember Press.

Kimbal, Charles, (2008),When Religion Becomes Evil,Canada: HarperCollins Publishers Ltd.

Machasin, (2011),Islam Dinamis Islam Harmonis; Lokalitas, Pluralisme, Terorisme, Yogyakarta: LKiS.

Martin,Richard C., (2002),Pendekatan Kajian Islam dalam Studi Agama, terj. Zakiyuddin Baidhawy, Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Mulkhan, Abdul Munir, (2005),Kesalehan Multikultural; Ber-Islam Secara Autentik-Kontekstual di Aras Peradaban Global,Jakarta: PSAP Muhammadiyah.

Mulkhan, Abdul Munir, (2011),Manusia Al-Quran; Jalan Ketiga Religiousitas di Indonesia,Yogyakarta: Kanisius dan IMPULSE, cet V.

Naim, Ngainun, (2014),Islam dan Pluralisme; Dinamika Perebutan Makna,Yogyakarta: Aura Pustaka.

Sudarto, (2014), Wacana Islam Progresif,Yogyakarta: IRCiSoD.

Wahsim,Alef Theria dkk (Ed), (2005), Harmoni Kehidupan Beragama; Problem, praktik & Pendidikan,Yogyakarta: Oasis Publisher.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/fikrah.v4i1.1612

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan is published by

Prodi Aqidah dan Filsafat Islam IAIN Kudus incorporate with

Asosiasi Aqidah dan Filsafat Islam.

Jl. Conge Ngembalrejo Bae Kudus Po Box. 51
Phone: +6285648082247 or +6282331050629
Website: http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/fikrah
Email: fikrah@stainkudus.ac.id

ISSN: 2354-6174 | EISSN: 2476-9649

Creative Commons License
Fikrah Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan by Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Jurusan Ushuluddin IAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.