Open Journal Systems

MANHAJ IMAM AHMAD IBN HANBAL DALAM KITAB MUSNADNYA

Abdul Karim

Abstract

Hadis merupakan salah satu sumber terpenting dalam menggali ajaran Islam, Para ulama’ telah menghimpun hadis menjadi banyak kitab yang memberikan informasi berbagai hal mengenai sabda Nabi Muhammad saw. kemudian himpunan kitab hadis itupun menjadi berbagai macam bentuk dan model. Di antaranya adalah apa yang disebut dengan kitab musnad Ahmad Ibn Hanbal yang memiliki corak atau karakteristik tersendiri yang berbeda dengan kitab-kitab hadis lainnya. Hadis yang telah ditulis oleh Imam Ahmad Ibn Hanbal mengambil bentuknya tersendiri yang merupakan sebuah proses panjang dari karier akademik seorang Ahmad Ibn Hanbal, dan sudah barang tentu hal itu sangat dipengaruhi oleh latar belakang kultur, sosial politik yang mengitarinya di mana seorang Ahmad Ibn Hanbal hidup pada masa itu. Dari kehidupannya semenjak ia kecil yang telah ditinggal (wafat) oleh orang tuanya, hidup dalam keadaan serba kekurangan secara ekonomi, kemudian harus berusaha untuk survive di saat-saat yang sulit serta teguh dan berani menghadapi presure dan intimidasi politik yang dilakukan oleh penguasa menjadikan seorang Ahmad Ibn Hanbal semakin memiliki kharisma tersendiri, sehingga dalam kitab musnadnya pun memiliki manhaj tersendiri yang berbeda dengan ulama ahli hadis lainnya.

Keywords


Kitab Musnad, Presure dan Intimidasi Politik, Manhaj/ Metode Tashih dan Tadh’if

References


Abd Wahid, Khazanah Kitab Hadis, cet I, Yogyakarta: Ar-Raniry Press, Darussalam Banda Aceh bekerjasama dengan AK Group Yogyakarta, 2008.

Abdurrahman al-Syarqawi, Riwayat Sembilan Imam Fiqih, Terj. M.H. al-Hamid al-Husaini, Bandung: Pustaka Hidayah, 2000.

Abu Zahw, Muhammad, al-Hadis wa al-Muhaddisun, Beirut: Dar al-Kitab al-Araby, 1984.

Ahmad al-Syurbasi, Sejarah dan Biografi Empat Imam Mazhab, Terj. Sabil Huda, Ahmadi, Jakarta: Amzah, 2011.

Al-Asqalani, Ibn Hajar, Tahzib al-Tahzib, Hiderabad Deccan: Da`irat al-Ma’arif, 1325 H, juz 1.

Al-Hasani, Muhammad Ibn Ulwy al-Maliki, Al-Minhaj al-Latif fi Usul al-Hadis al-Syarif, Jeddah: Mathabi’ Sahr, 1982.

Al-Khatib, Muhammad Ajjaj, Ushul al-Hadis, Beirut: Dar al-Fikr, 1994, Juz IV.

Al-Salih, Subhi, Ulum al-Hadis wa Musthalahuhu. Beirut: Dar al-Ilm wa al-Malayin, 1988.

An-Nasyar, Ali Sami, ‘aqa`id al-Salaf, Iskandariah: Maktab al-Itsar al-Salafiyah, 1971.

Ash-Shidieqy, Hasbi, Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadis, Jakarta: Bulan Bintang, 1987.

Ash-Shidieqy, Hasbi, Sejarah dan Perkembangan Hukum Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 1971.

Badri Khaeruman, Ulumul Hadis, Bandung: Pustaka Setia, 2010.

Badri Khaeruman, Otentisitas Hadis Studi Kritis Atas Kajian Hadis Kontemporer Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2004.

Haque, Ziaul, Ahmad Ibn Hanbal: The Saint Scholar of Baghdad, Terj. Nurul Agustina, Jurnal Studi-studi Islam al-Hikmah, Bandung: Yayasan Muthahari, 1992.

Ibn al-Jawzi, Hafiz Abu al-Farraj Abdurrahman, Manaqib al-Imam Ahmad Ibn Hanbal, Kairo: Mathba’ah al-Sa’adah, t.th.


Full Text: PDF

DOI: 10.21043/riwayah.v1i2.1808

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.