KONSEP PENCIPTAAN ALAM: Studi Komparatif-Normatif antar Agama-Agama

Ahmad Atabik

Abstract


Artikel ini mendeskripsikan tentang berbagai pendapat
tentang asal usul kejadian alam. Artikel ini dimulai
dari konsep penciptaan alam secara umum, kemudian
konsep-konsep agama-agama, seperti Islam (al-Qur’an),
Kristen (al-Kitab), dan konsep-konsep agama-agama
lain seperti Hindu dan Budha. Dalam sumber Islam,
ketika al-Quran membicarakan tentang alam semesta
(universe), al-Quran tidak membahasnya secara detail.
Al-Quran hanya membahas garis besarnya saja, karena
al-Quran bukanlah kitab kosmologi atau buku-buku
ilmu pengetahuan umumnya yang menguraikan
penciptaan alam semesta secara sistematis (enam hari).
Ajaran Kristen tentang ajaran penciptaan alam tak
jauh berbeda dengan Islam. Dalam Bible (al-Kitab)
dinyatakan bahwa penciptaan alam ini juga terjadi
melalui beberapa fase. Bahasan tentang alam semesta
(universe) merupakan bahasan yang kompleks penuh
dengan teka-teki. Sehingga akal manusia tanpa perantara
piranti agama dan studi empiris ilmu pengetahuan
kealaman (kosmologi) niscaya tak akan dapat sampai
mengambil kesimpulan-kesimpulan, atau jawabanjawaban di seputarnya. Bahkan teks-teks agama pun
kadang dalam membahas hal ini sangatlah dangkal dan
tidak mencakup semua bahasan yang dikehendaki.

Keywords


Penciptaan, Alam, Komparatif, Agama



DOI: http://dx.doi.org/10.21043/fikrah.v3i1.1828

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 FIKRAH

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.