Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Guided Inquiry Untuk Meningkatkan Creative Thinking Siswa

Achmad Ali Fikri, Viki Ismah, Paidi Paidi

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) menggunakan model pengembangan yang diadaptasi dariBorg dan Gall. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran Biologi dengan model Guided Inquiry yang layak untuk meningkatkan creative thinking siswa dan (2) mengetahui pengaruh penggunaan perangkat pembelajaran model Guided Inquiry untuk meningkatkan creative thinking siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 2 Bantul tahun pelajaran 2014/2015. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa observasi, angket, dan tes tertulis. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan ini berupa: (1) perangkat pembelajaran biologi dengan model Guided Inquiry yang layak digunakan untuk meningkatkan creative thinking siswa dan (2) pembelajaran dengan menggunakan perangkat pembelajaran model Guided Inquiry berpengaruh terhadap peningkatan creative thinking siswa 

Full Text:

PDF

References


Andiasari, L. (2015). Penggunaan Model Inquiry dengan Metode Eksperimen dalam Pembelajaran IPA di SMPN 10 Probolinggo. Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan , 3 (1).

Anita Isa, J. A. (2012). How to Measure Students’ Creativity?The Asian Conference on the Social Sciences. Osaka: Official Conference Proceedings.

Bao, L. (2006). Theoretical Comparisons Of Average Normalized Gain Calculator. Am. J. Phys, 74(10), pp 917-922

Borg, W.R. & Gall, M.D (1983). Educational Research Fourth Edition. Pearson: United States of America.

Borich, G.D. (1994). Observation Skill for Effective Teaching (2nd). New York: Mcmilan Publishing Company.

Brookhart, S.M. (2012). How to Assess Higher-Order Thinking Skills in Your Classroom. Alexandria: Library of Congress Cataloging-in-Publication Data

Cachia, R., & Ferrari, A. (2010). Creativity in Schools: A Survey of Teachers in Europe. Spain : JRC-IPTS

Chiappetta, E. L. & Collete, A. T. (1994). Science Instruction in The Midle and Secondary School Third Edition. Boston: Macmillan Publishing Company.

Daskolia, M., Dimos, A. & Kampylis, P. G. (2012). Secondary Teachers’ Conceptions of Creative Thinking Within The Context of Environmental Education. International Journal of Environmental & Science Education, 7, 271.

Doppelt, Y. (2009). Assessing creative thinking in design-based learning. Int J Technol Des Educ, 19, 55–65.

Karamustafaoğlu, S. (2011). Improving the Science Process Skills Ability of Science Student Teachers Using I Diagrams. Eurasian J. Phys. Chem. Educ. 3(1):26-38.

Kemendiknas. 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kurikulum.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014).a. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 59. Jakarta.

__________________________________

(2014).b. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 103. Jakarta.

Listyawati, M. (2012). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Terpadu di SMP. Journal of Innovative Science Education, 1, 68.

Llewellyn, D. (2011). Differentiated Science Inquiry. California: Corwin.

Mahmudi, A. (2010, Juni). Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis. Makalah Disajikan Pada Konferensi Nasional Matematika XV UNIMA Manado

Mardapi, D. (2008). Teknik Penyusunan Instrumen Tes dan Nontes. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Arahan Mendikbud Pengembangan Kurikulum 2013. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Munandar, U. (2012). Pengembangan KreativitasAnak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

National Research Council. (1996). National Science Education standards. Washington DC: National Academy Press.

Ozgelen, S. (2012). Students’ Science Process Skills within a Cognitive Domain Framework. Eurasia Journal of Mathematics, Science & Technology Education, 8, 283-292.

Paidi. (2007). Peningkatan Scientific Skill Siswa Melalui Implementasi Metode Guided Inquiry Pada Pembelajaran Biologi di SMAN 1 Sleman. Artikel. Diambil pada 4 November 2014, dari http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/230

Rustaman, N. Y. (2005, Juli). Perkembangan Penelitian Pembelajaran Berbasis Inquiry dalam Pendidikan Sains. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional II Himpunan Ikatan Sarjana dan Pemerhati Pendidikan IPA Indonesia di Universitas Pendidikan Indonesia.

Siswono, T. Y. (2007). Konstruksi Teoritik Tentang Tingkat Berfikir Kreatif Siswa dalam Matematika. Disertasi doktor, tidak diterbitkan, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/thabiea.v1i1.3651

Refbacks

  • There are currently no refbacks.