EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BIOLOGI BERORIENTASI LITERASI SAINTIFIK

Adib Rifqi Setiawan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menemukan keefektifan pendekatan saintifik dalam pembelajaran biologi berorientasi literasi saintifik. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X program ilmu pengetahuan alam dari salah satu sekolah menengah di Kudus. Keefektifan diukur berdasarkan nilai ukuran efek Cohen d berdasarkan hasil pretest dan posttest yang diambil menggunakan desain deret waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keefektifan pendekatan saintifik dalam pembelajaran biologi berorientasi literasi saintifik berada di kategori sedang dengan nilai 0,548. Melalui penelitian ini, terungkap bahwa pendekatan saintifik dapat menjadi tawaran model pembelajaran berorientasi literasi saintifik serta tidak dapat ditemukan model terbaik untuk digunakan dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam termasuk biologi.

Full Text:

PDF

References


Corebima, Aloysius Duran. (2016). Pembelajaran biologi di indonesia bukan untuk hidup. Dalam Proceeding Biology Education Conference, 13(1): 8-22. Tersedia http://bit.ly/2T0Nu2M [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Cronbach, Lee J. (1951). Coefficient alpha and the internal structure of tests. Psychometrika, 16: 297–334. Tersedia http://bit.ly/2T0K2VX [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Dinata, Anita Nurlela. (2018). The influence of field trip on high school student's scientific literacy and attitude towards science in ecosystem concept. Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education, 1(1): 8-13. Tersedia http://bit.ly/2JlTwf0 [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Eisenkraft, Arthur. (2003). Expanding the 5e model: a proposed 7e model emphasizes “transfer of learning” and the importance of eliciting prior understanding. The Science Teacher, 70(6): 56-59. Tersedia http://bit.ly/2Cibjxs [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Fatimah, Fitri Mur, & Anggrisia, Nur Fitria. (2019). The effectiveness of 7e learning model to improve scientific literacy. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 277: 18-22. Tersedia http://bit.ly/2J8wh7Q [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Fraenkel, Jack R. & Wallen, Norman E. (2009). How to design and evaluate research in education (7th ed.). New York. McGraw-Hill Companies. Tersedia http://bit.ly/2O3m6jP [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Kemdikbud, (2018). Indonesia development forum 2018: terobosan dalam mengatasi kesenjangan tingkat regional. kemdikbud.go.id, 12 Juli. Tersedia http://bit.ly/2VVr7xv [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Marcharis, Dita Alawiyah. (2015). Beban kognitif siswa pada pembelajaran biologi di sma berbasis pesantren. Skripsi Universitas Pendidikan Indonesia. Tersedia http://bit.ly/2Jek2GQ [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Nissen, Jayson M. (2018).Comparison of normalized gain and cohen’s d for analyzing gains on concept inventories. Physical Review Physics Education Research, 14(1): 010115. Tersedia http://bit.ly/2HzIgsH [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Nurohmah, Eva Fauziah. (2015). Efektivitas pendekatan saintifik dalam meningkatkan hasil dan motivasi belajar siswa smp. Skripsi Universitas Pendidikan Indonesia. Tersedia http://bit.ly/2TLebwH [23 Februari 2019 pukul 03:26].

OECD. (2013). Pisa 2015 draft science framework march 2013. Paris: OECD. Tersedia http://bit.ly/2JlTwf0 [23 Februari 2019 pukul 03:26].

OECD. (2018). Pisa 2015 results in focus. Paris: OECD. Tersedia http://bit.ly/2Hkylbh [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Rustaman, Nuryani Y. (2017). Mewujudkan sistem pembelajaran sains/biologi berorientasi pengembangan literasi peserta didik. Dalam Prosiding Seminar Nasional III Tahun 2017 “Biologi, Pembelajaran, dan Lingkungan Hidup Perspektif Interdisipliner”: KS. Tersedia http://bit.ly/2u7tjq3 [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Sawilowsky, Shlomo S. (2009). New Effect size rules of thumb. Journal of Modern Applied Statistical Methods, 8(2): 597-599. Tersedia http://bit.ly/2FahmGr [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Setiawan, Adib Rifqi. (2017). Penerapan pendekatan saintifik untuk melatihkan literasi saintifik dalam domain kompetensi pada topik gerak lurus di sekolah menengah pertama. Skripsi Universitas Pendidikan Indonesia. Tersedia http://bit.ly/2O4uvDF [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Suwarma, Irma Rahma. (2012). Science education development in Indonesia: curriculum changes from 1947 – 2010, a way to improve education quality in indonesia. Dalam Japan Society for Science Education (JSSE) National Seminar, 36: 381-382. Tersedia http://bit.ly/2TAhE28 [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Utari, Setiya, dkk. (2015). Designing science learning for training students’ science literacies at junior high school level. Dalam International Conference on Mathematics, Science, and Education 2015 (ICMSE 2015): SE. Tersedia http://bit.ly/2u4U6D5 [23 Februari 2019 pukul 03:26].

Wahyuni, Sri. (2018). Implementasi pendekatan sainstifik pada pelajaran biologi untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dan keterampilan sains siswa kelas xi-ipa sma negeri 2 lambandia, kab. kolaka timur- sultra. Jurnal Pendidikan Biologi, 9(2): 47-55. Tersedia http://bit.ly/2Fazwrn [23 Februari 2019 pukul 03:26].




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/thabiea.v2i2.5345

Refbacks

  • There are currently no refbacks.