Open Journal Systems

FENOMENA PERUNDUNGAN DI SOSIAL MEDIA: TELAAH DAMPAK PERUNDUNGAN BAGI REMAJA

Hasan Bastomi, Sri Noor Mustaqimatul Hidayah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki fenomena perundungan di media sosial dan pengaruhnya terhadap remaja. Penelitian ini termasuk jenis penelitian penelitian kepustakaan (library research), yaitu, dengan mencatat semua temuan dan memadukan segala temuan baik teori atau temuan baru tentang perundungan di media sosial bagi remaja, menganalisis segala temuan dari berbagai bacaan dan memberikan gagasan kritis tentang dampak perundungan di media sosial bagi remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tidak sedikit kasus yang pernah terjadi terhadap remaja berkenaan dengan perundungan di media sosial. Fenomena perundungan di media sosial mempengaruhi jiwa remaja yang menghasilkan konsekuensi negatif pada kinerja akademik, gangguan emosional dan kesenjangan dalam hubungan. Dalam perundungan di media sosial terjadi perbedaan dampak yang signifikan berhubungan dengan gender, bagi anak perempuan cenderung lebih menderita dan lebih terpengaruh dalam perundungan di media sosial dibandingkan dengan anak laki-laki.

Keywords


Perundungan, Sosial Media, Remaja

References


Adilla, N. (2009). Pengaruh Kontrol Sosial Terhadap Perilaku Bullying Pelajar Di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Kriminologi Indonesia, 5 (1), 56–66.

Akbar, M. A., & Utari, P. (2014). Cyberbullying Pada Media Sosial. Jurnal Komunikasi Massa, 3 (2), 1–20.

Andreani, Grace. (2013). Pengaruh Promosi Melalui media Sosial terhadap Minat Beli Samsung Berbasis Android pada Mahasiswa (Skripsi). Universitas Sumatera Utara, Sumatra Utara.

Balding, J. (2004). Young People in 2004: The health-related behavior questionnaire results for 40,430 young people between the ages of 10 and 15. Schools Health Education Unit, Exeter.

Bauman, S. (2010). Cyberbullying in a Rural Intermediate School: An Exploratory Study. The Journal of Early Adolescence, 30(6), 803–833. https://doi.org/10.1177/0272431609350927

Coloroso, B. (2006). Penindas, Tertindas, dan Penonton. Resep Memutus Rantai Kekerasan Anak dari Prasekolah Hingga SMU. Jakarta: Serambi.

Goleman, D. (2009). Emotional Intelligence (terjemahan). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Jalil, A. (2015). Cyberbullying. Ugm.Ac.Id. Retrieved from http://abduljalil.web.ugm.ac.id/2015/02/12/cyberbullying/

Juvonen, J., Graham, S., & Schuster, M. A. (2003). Bullying among young adolescents: the strong, the weak, and the troubled. Pediatrics, 112(6 Pt 1), 1231–1237. https://doi.org/10.1542/peds.112.6.1231

Kaplan, M., & Haenlein, M. (2010). Users Of The World, Unite! The Challenges And Opportunities Of Social Media. Business Horizons, 53. (1).

Kartikawati, E. (2019). Sedihnya Kisah Sulli, Melawan Bullying Tapi Depresi karena Di-bully. Retrieved from https://wolipop.detik.com/entertainment-news/d-4747050/sedihnya-kisah-sulli-melawan-bullying-tapi-depresi-karena-di-bully

Kawilarang, R. (2016). Ancaman Cyberbullying Kian Meningkat. Viva.Co.Id. Retrieved from http://dunia.news.viva.co.id/news/read/279410-survei--ancaman-cyberbullying-kian-meningkat

Kowalski, R. ., & Limber, S. P. (2008). Cyberbulling: Bullying In the Digital Age. New Jersey: Wiley-Blackwell.

Li, Q. (2006). Cyberbullying in Schools: A Research of Gender Differences. School Psychology International, 27(2), 157–170. https://doi.org/10.1177/0143034306064547

Maya, N. (2015). Fenomena Cyberbullying di Kalangan Pelajar. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tribhuwana Tunggadewi, 5 (2).

Nasrullah, R. (2015). Media sosial (perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi). Jakarta: Simbiosa Rekatama Media.

Natalia, E. C. (2016). REMAJA, MEDIA SOSIAL DAN CYBERBULLYING. Komunikatif: Jurnal Ilmiah Komunikasi, 5, No. 2, 119–139.

Noret, N., & Rivers, I. (2006). The prevalence of bullying by text message or email: Results of a four year study. Poster Presented at British Psychological Society Annual Conference.

Oetomo, D., & Sutedjo, B. (2007). Pengantar Teknologi Informasi Internet, Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Andi Offset.

Postmes, T., Spears, R., & Lea, M. (1998). Breaching or Building Social Boundaries?: SIDE-Effects of Computer-Mediated Communication. Communication Research, 25(6), 689–715. https://doi.org/10.1177/009365098025006006

Puntoadi, D. (2011). Menciptakan Penjualan Melalui Sosial Media. Jakarta: Elex Komputindo.

Purnama, H. (2011). Media Sosial Di Era Pemasaran 3.0. Corporate and Marketing Communication. Jakarta: Pusat Studi Komunikasi dan Bisnis Program Pasca Sarjana Universitas Mercu Buana.

Qomariyah, A. N. (2011). Perilaku Penggunaan Internet pada Kalangan Remaja di Perkotaan. Surabaya. Jurnal Palimpsest, 1 / No. 1, 87–100.

Rifauddin, M. (2016). Fenomena Cyberbullying Pada Remaja. Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, Dan Kearsipan, 4 (1), 35-44.

Rumini, S., & Sundari, S. (2004). Perkembangan Anak dan Remaja: Buku Pegangan Kuliah. Jakarta: Rineka Cipta.

Smith, P. K., Pepler, D. J., & Rigby, K. (2004). Bullying in schools: How successful can interventions be? Cambridge: Cambridge University Press.

Sunarto, & Hartanto, A. (2002). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Erlangga.

UNICEF Indonesia. (2016). Kebanyakan Anak Indonesia Sudah Online, Namun Masih Banyak yang Belum Menyadari Potensi Resikonya. Unicef.Org. Retrieved from http://www.unicef.org/indonesia/id/media_22169.html,

Wiyani, A. (2012). Save Our Children From School Bullying. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.


Full Text: PDF

DOI: 10.21043/at-tabsyir.v6i2.6437

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.