Open Journal Systems

KOMUNIKASI ISLAM DALAM LINTAS BUDAYA

Ujang Mahadi

Abstract

Komunikasi merupakan kebutuhan dasar, urat nadi dan ciri eksistensi kehidupan manusia. Tanpa komunikasi, manusia akan sulit  mengungkapkan isi hati, perasaan, keinginan, pendapat dan menjalankan hubungan silaturahmi dengan manusia lainnya. Komunikasi Islam, yaitu proses menyampaikan pesan dari komunikator kepada komunikan dengan menggunakan etika dan prinsip-prinsip Islam,  materi atau isi pesan (content) komunikasi bersumber dari Al-Quran dan Hadis Nabi saw. Komunikator dalam koumunikasi Islam harus memiliki integritas dan menjunjung tinggi moralitas dalam menyampaikan pesan. Enam prinsip dalam komunikasi Islam, yaitu: Qaulan Sadida, Qaulan Baligha, Qulan Ma’rufa, Qaulan Karima, Qaulan Layinan, dan Qaulan Maysura. Komunikasi lintas budaya (cross cultural communication) adalah suatu proses pengiriman dan penerimaan pesan di antara peserta komunikasi yang berbeda latar belakang budaya, bisa berbeda bangsa, kelompok ras, atau komunitas bahasa. Komunikasi Islam dalam komunikasi lintas budaya mengandung maksud bahwa umat Islam dalam berkomunikasi harus menjunjung tinggi nilai kejujuran, kebenaran, dan kesantunan serta senantiasa mempertimbangkan keragaman dan pluralitas budaya masyarakat sehingga terwujud komunikasi yang komunikatif dan humanis.

Keywords


Komunikasi, Komunikasi Islam, dan Komunikasi Lintas Budaya.

References


Ash Habul Hadits. Melalui: < https://ashhabulhadits.wordpress.com/2016/03/03/ ajaklah-bicara-manusia-dengan-apa-yang-mereka-pahami/ > [10/09/2019].

Aripudin, Acep. 2012. “Dakwah Antar Budaya”. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Cangara, Hafied. 2012. “Pengantar Ilmu Komunikasi”, Edisi Kedua. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Devito, Joseph A. 1997. “Komunikasi Antarmanusia: Kuliah Dasar”. Jakarta: Professional Books.

Effendy, Onong Uchjana. 2000. "Dinamika Komunikasi". Bandung: Remaja Rosdakarya.

--------, 2004. "Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek". Bandung: Remaja Rosdakarya.

Etika Komunikasi dalam Perspektif Islam. Melalui: < http://abimuftikpi14.blogspot.co.id/2015/ 12/etika-komunikasi-dalam-perspektif-islam.html [21/04/2017].

Etika Komunikasi dalam Perspektif Umum dan Islam. Melalui:

http://nitayulianty99.blogspot.co.id/2013/03/etika-komunikasi-dalam-perspektif-umum.html [9/02/2016].

Hartini, Lilis. “Campur Kode Sebagai Simbol Kekuasaan dalam Pilkada Kabupaten Bandung (Tinjauan Komunikasi Lintas Budaya)”. Jurnal Wawasan Hukum, Sekolah Tinggi Hukum Bandung, Vol. 29 No. 02 September 2013.

Hasan, Erliana. 2005. "Komunikasi Pemerintahan". Bandung: Refika Aditama.

Hasjmy, Ali. 1989. “Peranan Agama dalam Perang Aceh dan Perjuangan Kemerdekaan Indonesia”. Banda Aceh: Sinar Darussalam.

https://syukrillah.wordpress.com/2014/06/24/kami-diperintah-untuk-berbicara-kepada-manusia-menurut-ukuran-kemampuan-akalnya/> [10/09/2019].

Ilaihi, Wahyu. 2010. “Komunikasi Dakwah”. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Karim, Abdul. “Komunikasi Antar Budaya di Era Modern”. AT-TABSYIR: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam STAIN Kudus, Vol. 3, No. 2 Desember 2015.

Komunikasi Islam – Pengertian, Ruang Lingkup, dan Fungsinya. Melalui: < https://pakarkomunikasi.com/komunikasi-islam > [27/07/2019].

Komunikasi Islam. Melalui: < http://etikaberkomunikasi.blogspot.co.id/ > [9/02/2016].

Komunikasi Lintas Budaya yang Efektif – Hambatan dan Cara Mengatasinya. Melalui: < https://pakarkomunikasi.com/komunikasi-lintas-budaya > [10/09/2019].

Komunikasi Lintas Budaya. Melalui: < http://datukimam.blogspot.com/ 2011/04/komunikasi-lintas-budaya.html . [11/09/2019].

Liliweri, Alo. 2013. “Dasar-Dasar Komunikasi Antarbudaya”. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Makalah, “Komunikasi Verbal yang Efektif”. Melalui: < http://kumpulanbahankesehatan. blogspot.com/2011/03/makalah-komunikasi-verbal-yang-efektif.html > [28/01/2012].

Mukodi dan As’adi Muhammad. 2009. “Agar Anda Tidak Pikun dan Renta di Hari Tua”. Yogjakarta: Garailmu.

Mulyana, Deddy. 2004. "Komunikasi Efektif: Suatu Pendekatan Lintas Budaya". Bandung: Remaja Rosdakarya.

--------, 2004. “Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar”, Cetakan Keenam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muttaqien. “Prinsip-prinsip Komunikasi dalam Islam”. Melalui: < http://iaia.ac.id/ assets/uploads/Prinsip-prinsip-Komunikasi-Islam-Dalam-Al-Qur-an.pdf [21/04/2017].

Nata, Abudin. 2000. “Metodologi Studi Islam”, Cet. II. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Pernyataan Ibnu Mas’ud, seorang sahabat Nabi. Melalui: < https://www. harakatuna.com/berbicaralah-sesuai-dengan-pendengarmu.html > [10/09/2019].

Purwasito, Andrik. 2003. “Komunikasi Multikultural”. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Riswandi. “Definisi Komunikasi dan Tingkatan Proses Komunikasi”. Melalui: < http://meiliemma.wordpress.com/2006/10/17/definisi-komunikasi-dan-tingkatan-proses-komunikasi/ > [10/06/2010].

Ruang Lingkup Komunikasi Islam. Melalui: < http://aldinst.blogspot.com/2016/01/ruang-lingkup-komunikasi-islam.html > [7/09/2019].

Sendjaja, S. Djuarsa. “Komunikasi: Signifikansi, Konsep, dan Sejarah”, Modul 1, hal. 1.6. Melalui: < http://repository.ut.ac.id/4408/2/SKOM4101-M1.pdf > [7/09/2019].

Syarifah, Masykurotus. “Budaya dan Kearifan Dakwah”. Al-Balagh, Jurnal Dakwah dan Komunikasi IAIN Surakarta, Vol. 1, No. 1, Januari – Juni 2016.

Vardiansyah, Dani. 2004. “Pengantar Ilmu Komunikasi: Pendekatan Taksonomi Konseptual”. Bogor Selatan: Ghalia Indonesia.


Full Text: PDF

DOI: 10.21043/at-tabsyir.v6i2.6439

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.